Dua WN Inggris Terancam Penjara 5 Tahun

210
Pesona Indonesia
Neil Borner dan Becky Prosser  saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dalam pelimpahan tahap II, Rabu (9/9/2015). Keduanya diduga melanggar Undang-Undang Keimigrasian RI saat melakukan peliputan dan pembuatan film dokumenter di Batam. F. Cecep Mulyana/Batam Pos
Neil Borner dan Becky Prosser saat diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam dalam pelimpahan tahap II, Rabu (9/9/2015). Keduanya diduga melanggar Undang-Undang Keimigrasian RI saat melakukan peliputan dan pembuatan film dokumenter di Batam.
F. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kasi Pidum Kejari Batam Ali Akbar mengatakan dari penyidik pihaknya menerima belasan barang bukti yang digunakan kedua terdakwa dalam pembuatan film. Seperti beberapa kamera dengan jenis berbeda, parang, sebo dan lain-lainnya.

“Ada beberapa barang bukti. Ancaman penjara lima tahun. Dan denda maksimal Rp500 juta dengan maksimal subsibsider satu tahun kurungan,” kata Kasi Pidum Kejari Batam Ali Akbar.

Karena sudah berstatus tahanan jaksa, kedua WNA itupun dititip untuk sementara waktu di Rutan Tembesi. Hal itu dilakukan untuk menghindari kedua WNA tersebut kabur.

“Jadi mereka kita titip di Rutan, bergabung dengan tahanan lainnya. Alasan penahanan mereka pun subjektif, salah satunya menghindari kemungkinan melarikan diri,” jelas Ali.

Sebelum ditahan, sekitar pukul 14.00 WIB, Rabu (9/9) kemarin, kedua WNA ini tampak memasuki Kantor Kejaksaan bersama petugas Imigrasi untuk proses tahan 2. Mereka juga tampak didampingi beberapa orang kuasa hukum yang enggan memberikan komentar.

Tiga jam diperiksa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), keduanya pun di bawa ke Rutan Tembesi menggunakan mobil Imigrasi Batam. Lagi-lagi kemarin, kuasa hukum terdakwa enggan berkomentar kita diajukan beberapa pertanyaan oleh media. (she/hah)

Respon Anda?

komentar