Horeee…Pemko Batam Janji Hadirkan Angkutan Umum Nyaman dan Aman

232
Pesona Indonesia
Bus Way atau disebut juga bus percontohan yang beroperasi di Batam. Foto: istimewa
Bus Way atau disebut juga bus percontohan yang beroperasi di Batam. Foto: istimewa

batampos -Setelah didemo sopir angkutan kota (angkot), Pemerintah Kota Batam ahirnya berjanji akan membenahi sistem angkutan umum di Batam supaya lebih aman dan nyaman serta menjangkau semua rute.

“Saya sudah minta Dishub membenahi. Dua minggu harus diurus semua syarat dan alat kelengkapan administrasi berlalu lintas,” kata Rudi, wakil wali kota Batam, kemarin.

Rudi mengatakan layanan angkutan umum untuk penumpang harus dibuat sebaik dan senyaman mungkin. Termasuk sopirnya harus memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Ini termasuk yang dikeluhkan  oleh sopir angkutan yang merasa ada tebang pilih peraturan berlalu lintas.

“Semua harus dilengkapi sebaik mungkin. Pokoknya harus senyaman mungkin. Dan harus beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” Katanya.

Beberapa saat lalu, Rudi pernah sidak dan naik busway keliling Batam. Saat itu ia mengungkapkan masih ada beberapa busway yang harus terus dibenahi. Termasuk AC dan kursi busway.

“AC-nya perlu diperbaiki, kurang dingin. Jangan sampai penumpang kepanasan di dalam,” katanya.

Kabid Lalin Dinas Perhubungan Kota Batam mengatakan pihaknya terus melakukan perbaikan. Ia mengakui setiap bus selaku dilakukan perawatan. “Intinya kita terus mencoba melakukan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Jurado Siburian anggota komisi III DPRD Kota Batam mengatakan terungkapnya beberapa bus way yang tidak ada kir dan sopirnya tak miliki SIM saat sopir menggelar demo beberapa hari lalu. Ia berharap apa yang diminta Rudi untuk membenahi busway segera dilaksankan Dishub. Ia menegaskan pelayanan terhadap masyarakat umum harus diutamakan.

“Bus way itu memang harus dibenahi. Penumpang harus nyaman di dalam,” katanya.

Ia juga meminta agar busway tidak mengambil penumpang di sembarang tempat. Termasuk kepada semua pemilik angkot di Batam untuk membehani angkot masing-masing.

“Jangan kita hanya menuntut. Tetapi kita juga harus membenahi angkutan masing-masing,” katanya. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar