Ayo Kita Awasi; Satu Kandidat Kepala Daerah Hanya Boleh Miliki 3 Akun Media Sosial

218
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota BatamĀ  membatasi jumlah akun media sosial yang dimiliki tim kampanye pasangan calon walikota dan wakil walikota pada penyelenggaraan Pilkada 9 Desember 2015.

Ketua KPU Kota Batam, Agus Setiawan mengatakan, dalam PKPU Nomor 7 tahun 2015 sudah dijelaskan bahwasanya jumlah akun di media sosial bagi kampanye masing-masing calon pemimpin daerah dibatasi maksimal tiga.

“Media sosial tersebut bisa dalam bentuk Facebook, Twiter atau Instragram. Baik yang dibentuk oleh pasangan calon maupun para relawan tim pendukung,” ujar Agus kepada koran Batam Pos, Kamis (11/9).

Menurutnya, dengan adanya media sosial ini bertujuan mempermudah KPU melakukan pengawasan atas aktivitas kampanye yang dilakukan di media sosial.

“Intinya maksimal tiga media sosial yang didaftarkan,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan, dalam media sosial ini KPU juga membatasi baik isi dan kelengkapan. Dimana, setiap calon dilarang menghujat atau menjelek-jelekan setiap pasangan. “Intinya kita ciptakan persaingan yang bersih,” bebernya.

Media sosial ini, lanjutnya bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Kampanye di media sosial ini diharapkan memudahkan mudah melakukan filter terhadap informasi kampanye dari akun resmi tim kampanye.

“Jadi ntinya media sosial yang disediakan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih dalam memilih sesuai dengan PKPU nomor 7 tahun 2015 tersebut,” terang Agus lagi.

Selain pembatasan akun kampanye di media sosial, dalam PKPU tersebut juga dicantumkan peraturan mengenai larangan pemasangan alat peraga kampanye oleh tim kampanye maupun relawan pasangan calon pemimpin daerah.

“Jadi alat peraga seperti baliho atau spanduk disediakan KPU. Setiap calon atau relawan dilarang memasang alat peraga calonnya. Khusus baliho, masing-masing calon hanya dibolehkan masing-masing lima,” pungkasnya. (rng/bpos)

Respon Anda?

komentar