Ini Bahaya Asap Bagi Kesehatan

231
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Dokter spesialis paru-paru RSUD Embung Fatimah Batam, dr Widya Sri Astuti, mengatakan serangan kabut asap bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh, khususnya pernapasan menurun. Sebab kabut asap yang dihirup langsung tanpa menggunakan masker pelindung akan menghambat kerja rambut penyaring pada hidung.

“Kalau filternya sudah tak bekerja jelas akan sangat mudah bagi bakteri dan kuman yang masuk ke sistem pernapasan dalam,” kata Widya.

Nah, jika bakteri dan kuman gampang masuk tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan saluran pernapasan atau bahkan sistem kekebalan tubuh secara umumnya. Penyakit yang bisa ditimbulkan diantaranya gangguan pernapasan, asma, batuk, hingga infeksi saluran pernapasan akut (Ispa).

Kategori yang paling cepat mendapat penyakit gangguan pernapasan itu umumnya dialami anak-anak dengan orang yang sudah lanjut usia sebagai perokok aktif.

Anak-anak yang rawan dengan gangguan pernapasan karena mereka belum menyadari cara mencegah atau melindungi diri dan sistem kekebalan tubuh juga belum kuat.

Sementara orang usia lanjut yang merokok jelas saluran pernapasannya akan semakin rentan dengan penyakit. Seperti asma, baik ringan maupun berat.

“Potensi terserang infeksi paru-paru atau yang disebut pneumonia juga makin besar,” katanya.

Widya menjelaskan, serangan asma dan infeksi adalah penyakit jangka pendek yang langsung diderita akibat terkontaminasi kabut asap tadi. Namun penyakit jangka panjangnya, bisa menyebabkan perubahan sel dan mutasi menjadi tumor paru, penurunan sistem pertahanan saluran pernapasan dan bisa menderita Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) yang disebabkan oleh penyempitan saluran pernapasan akibat peradangan dan perubahan otot polos saluran pernapasan.

“Kalau sudah sampai fase itu berarti sudah gawat,” kata Widya.

Untuk mencegah terjangkitnya gejala-gejala penyakit itu, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencari solusi pencegahan sumber asap itu sendiri. Setelah itu jaga kebersihan lingkungan sekitar, kenakan masker pengaman saluran pernapasan, dan menjaga asupan suplemen dan nutrisi dalam tubuh. Kata Widya, suplemen dan nutrisi sangat penting untuk pertahanan tubuh.

“Kalau masker disarankan menggunakan masker N95. Kalau yang biasa partikel asap masih bisa masuk,” kata Widya. (bpos)

Respon Anda?

komentar