Status Quo Rempang-Galang Hambat Investasi

182
Pesona Indonesia
Mustofa Widjaja, Kepala BP Batam. Foto: yusuf hifayat/batampos
Mustofa Widjaja, Kepala BP Batam. Foto: yusuf hifayat/batampos

batampos.co.id – Ketua Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja membenarkan hingga saat ini Rempang-Galang belum bisa dikelola. Ini karena SK Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) no 76 tahun 2015 belum membebaskan sepenuhnya kawasan tersebut dari kawasan hutan.

“Ini membuat investasi bidang pariwisata, perumahan, dan Industri ringan di kawasan tersebut masih terhambat,” ujar Mustofa.

Mustofa menjelaskan, dari SK 76 itu, untuk wilayah Galang, area hutan yang akan beralihfungsi menjadi area peruntukan lain semua sudah diakomodir.

“Tetapi Rempang sama sekali semuanya masih kawasan hutan. Padahal peruntukannya itu untuk pariwisata, perumahanan, dan industri ringan,” katanya.

Mustofa mengaku akan terus berkoodinasi dengan pusat untuk pembebasan kawasan hutan tersebut sehingga bisa dikelola dan ditawarkan kepada investor sesuai dengan peruntukannya. Di mana daerah tersebut memang yang akan diplot untuk daerah investasi mengingat lahan di Batam sudah semakin sempit.

“Di sana memang peruntukannya untuk pariwisata, termasuk perumahan dan industri, tetapi hanya untuk industri kecil saja,” kata Mustofa. (bpos)

Respon Anda?

komentar