Pak Kepala BP Batam, 40 Hektar Lahan Dam Tembesi Rusak Parah

244
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Kondisi dam Tembesi yang diharapkan menjadi sumber air besih untuk Batuaji dan Sagulung terancam. 40 hektar lahan di sana sudah rusak parah akibat ulah penambang pasir ilegal.

“Di sana sudah ada sekitar 40 hektar yang rusak. Bakau dan pinggiran dam. Kami sudah beberapa kali melakukan penertiban. Tetapi di sini BP Batam yang berwenang atas lahan harus pro aktif,” kata Dendi Purnomo, Kepala Bapedal Kota Batam, Jumat (11/9).

Dendi mengatakan hutan di sekitar dam sudah banyak yang dibabat dan dijadikan tambang pasir. Pemotongan bukit juga berlanjut. Padahal dam itu diproyeksikan  memproduksi air bersih sekitar 600 liter per detik

“Itu sudah sangat parah sudah banyak kubangan di sana. Kami terus melakukan razia, sudah banyak yang kami tindak dan kami sita peralatan tambang pasir dari sana,” katanya.

Menurut Dendi, saat Bapedal melakukan penertiban kerap hanya menemukan alat di tempat. Diduga informasi bakal ada penertiban sudah bocor duluan.

Dalam dua tahun terakhir Bapedal sudah menyita 123 mesin pompa, 11 alat berat berupa escavator dan 21 dump truck. Tetapi alat-alat ini disita dari dua tempat yakni Nongsa dan Tembesi.

“Sebagai yang berwenang atas lahannya, kami berharap BP Batam terus melakukan patroli,” katanya.

Direktur Pengamanan (Dirpam) BP Batam Cecep Rusmana mengaku sudah pernah melakukan penertiban.

“Kami sudah pernah melakukan penertiban. Kami terus melakukan pengawasan kok,” katanya.

Cecep berjanji dalam waktu dekat akan melakukan penertiban di sekitar dam tembesi, termasuk semua tambang pasir yang ada di daerah Tembesi tersebut. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar