Lapor Pak Buwas…, Ada Anggota BNN Gadungan di Batam

273
Pesona Indonesia

feribatampos.co.id – Feri, 28, mengaku kepada warga Pasar Melayu, Batuaji, sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Batam, akhirnya diserahkan ke Mapolsek Batujai, Minggu (13/9), pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya Feri sempat diinterogasi oleh warga untuk menanyakan identitas keanggotaanya. Karena tak bisa menunjukkan kartu anggotanya, Feri akhirnya dihajar warga setempat.

“Dia ngaku pada kami sebagai anggota BNN. Kami tak percaya, makanya kami bawa Polsek Batuaji,” ujar Deni.

Deni mengaku, pelaku sempat meminta uang sebesar Rp 1 juta kepada dirinya untuk menebus Asrat, yang sehari-hari bekerja cucian mobil. Selain itu, Feri pun sempat meminta uang dari teman Deni dalam jumlah yang sama.

Feri yang telah diserahkan warga ke kantor polisi itu, masih terikat kedua tangannya mengatakan, dirinya hanya disuruh oleh As, salah seorang anggota BNN Kota Batam untuk menjumpai Asrat, yang tertangkap bawa sabu-sabu pada, Sabtu (12/9).

Feri menceritakan awalnya Ia bersama As menangkap Asrat, selaku pembeli sabu-sabu dari temannya. Ketika itu, Asrat bersama dua rekannya bernama Riski dan Siregar berada di halte Mukakuning.

“Awalnya saya dan As menangkap Asrat beserta dua rekannya dikampung Aceh,” ujar Feri, warga Batam Center itu.

Feri mengatakan, di kantor BNN, As pun mengintrogasi ketiga pelaku yang tertangkap itu, dari mana asal jenis sabu-sabu tersebut. Karena ketiga tidak tahu dari siapa, akhirnya, As pun melepaskan Asrat dan dua rekannya itu, dengan meminta imbalan.

Sementara itu, Asrat tak bisa membayar karena tak ada uang. Asrat pun berjanji akan membayar Minggu siang.

“Karena Asrat tidak punya uang, makanya hari ini saya disuruh mau temui di Pasar melayu,” ujar Feri.

Feri juga mengatakan, tak pernah mengaku jadi anggota BNN Batam. Hanya dia kompak sama As untuk melakukan penangkapan para pemakai narkoba di kampung Aceh itu.

Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah mengatakan, hingg pukul 15.00 WIB, kemari, laporan belum masuk dari anggota.

“Kalau pun ada, kita akan melakukan pemeriksaan selanjutnya,” ujar Andy. (bpos)

Respon Anda?

komentar