PLN Batam Ngaku Tekanan Gas Turun, PGN bilang Tidak Ada Masalah

319
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos – PLN Batam mengaku Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Panaran belum stabil sebab tekanan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN) menurun.

Coorporate Comunication PLN Batam, Rudi Antono, menatakan PLN tak bisa memprediksi  kekurangan tekanan gas dari PGN yang terjadi setiap pagi hari. Selama satu pekan terakhir, kekurangannya bervariasi.

Rudi mengatakan, akibat terus berkurangnya pasokan gas,  PLTG Panaran tak bisa bekerja secara maksimal.

Rudi mengaku, pihaknya tak bisa mengetahui alasan serta hingga kapan hal tersebut terjadi. Karena hingga saat ini, PLN mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi dari PGN.

Di lain pihak, Manager PGN Area Batam, Sony Rahmawan mengaku rutin berkomunikasi dengan anak usaha PLN Persero itu.

“Kami hampir setiap hari berkoordinasi dengan PLN,” jelas dia.

Menurut Sony, pihaknya telah melakukan penelusuran terkait keluhan menurunnya gas ke PLN. Namun, hingga saat ini pihaknya belum menjumpai persoalan berarti.

“Di tempat kami sampai saat ini belum ada terdeteksi masalah,” katanya.

Sony juga mengungkap, kemarin siang pihaknya telah meminta data pemakaian atau siklus pengambilan gas oleh PLN di Gas Turbine PLN.

“Tujuannya, agar kami bisa support (mendukung) dan menyesuaikan kebutuhan mereka,” beber Sony.

Namun, data yang diminta PGN belum diberikan oleh PLN.

“Kami tetap berkoordinasi dengan PLN,” katanya. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar