Wuih…, Anggaran Belanja Pemko Jadi Rp 1,6 Triliun

169
Pesona Indonesia
Ilustrasi: bisnis.com
Ilustrasi: bisnis.com

batampos.co.id – Plafon belanja Daerah Kota Batam bertambah menjadi Rp 1,6 Triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2015. Namun perubahan anggaran tersebut justeru melahirkan defisit sekitar Rp 2,8 Miliar yang akan dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana publik di tingkat kelurahan.

“Perhitungan APBD Batam total jadi Rp 2,4 triliun. Sebagian besar sudah dipergunakan untuk belanja langsung dan tak langsung melalui APBD murni. Sisanya tak cukup menutupi program di anggaran perubahan,” ungkap Anggota Banggar, Budi Mardianto, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Kota Batam, Zainal Abidin yang memimpin rapat Banggar menyerahkan sepenuhnya kepada Kepala Badan Perencana Pembangunan (Bappeda) Kota Batam, Wan Darusalam untuk memangkas kegiatan yang dinilai anggarannya besar, atau mencari dari PAD untuk menutupi defisit tersebut. “Saya rasa bisa diselesaikan oleh pak Wan,” kata Zainal.

Meskipun belum ada anggaran untuk menutupi defisit tersebut, Zainal menetapkan hasil pembahasan Banggar menjadi plafon anggaran melalui paripurna DPRD, Sabtu(12/9) pukul 01.10 dinihari. Pada sidang paripurna tersebut, juga ditandai penandatanganan nota kesepakatan atas Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD(KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara(PPAS) pada Perubahan APBD tahun anggaran 2015.

Meskipun tidak kuorum karena hanya dihadiri 22 anggota dewan termasuk pimpinan, namun tetap ditetapkan. Padahal, menurut tata tertib DPRD, idealnya paripurna pengambil keputusan dihadiri setengah lebih satu.

Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan usai paripurna menyebutkan, defisit anggaran bisa dicari. “Masih ada waktu tiga minggu lagi (untuk mencari kekurangan). Yang penting ada kesepakatan angka dulu,” ungkap Dahlan. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar