Lahan Anda Bermasalah, Minta Bantuan KNPI Saja

362
Pesona Indonesia
Rumah di atas lahan yang sempat menimbulkan sengketa beberapa waktu lalu di sekitar Jodoh, Batam. Foto: Iman Wachyudi/batampos
Rumah di atas lahan yang sempat menimbulkan sengketa beberapa waktu lalu di sekitar Jodoh, Batam. Foto: Iman Wachyudi/batampos

batampos.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Batam membentuk posko khusus penyelesaian sengketa lahan. KNPI bersedia Menjembatani kepentingan masyarakat, pengusaha, serta pemberi kebijakan.

“Ada solusi yang dilakukan dengan cara musyawarah mufakat,” ujar Kadarisman, ketua DPD KNPI Kota Batam, Selasa (15/9).

Kadarisman mengatakan, KNPI berinisiatif mendirikan posko karena masih banyak masyarakat yang tak mengerti cara menyelesaikan lahan yang masih sengketa. Bahkan, masyarakat selalu dihadapkan dengan pengusaha dan pemerintah yang lebih mengerti hukum.

“Ujung-ujungnya, berakhir dengan bentrokan massa. Ini yang tak boleh terjadi,” kata Kadarisman.

Lahan yang bersengketa atau lahan pengusaha yang dihuni masyarakat seperti rumah liar yang menjamur di Batam, bila tak dikembangkan akan berdampak terhadap sektor ekonomi.

Pengusaha maupun massayarakat berharap adanya organisasi netral yang bisa menengahi permasalahan ini. “Karenanya kita bentuk tim khusus yang berada di kantor DPD KNPI. Penyelesaian tidak arogan atau unsur paksa, lebih manusiawi” ungkap Kadarisman.

Kadarisman mengungkapkan KNPI pernah beberapakali menyelesaikan sengketa lahan, hinga PKL (Pedagang Kaki Lima) di Batam.

“Misalnya lahan PKL di Tiban Princes. Awalnya dimintai ‘setoran’ kini tak ada lagi, bahkan kawasannya lebih tertib,” tuturnya. Begitupun lahan yang berhubungan dengan Ruli.”Sudah banyak yang kita selesaikan,” katanya.

Ketua tim khusus sengketa lahan, Iswandi menuturkan pihaknya akan diback up beberpa pengacara. “Mulai saat ini sudah bergerak, menerima laporan serta konsultasi,” katanya.(hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar