PAD Batam Turun Rp 12 Miliar, Belanja Meningkat Rp 15 Miliar

241
Pesona Indonesia
Yudi Kurnain, Ketua Komisi II DPRD Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Yudi Kurnain, Ketua Komisi II DPRD Batam. Foto: Cecep Mulyana/Batam Posam

batampos.co.id – Besar pasak daripada tiang. Itulah gambaran keuangan Pemerintah Kota Batam saat ini. Pendapatan asli daerah (PAD) menurun, sementara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2015, Pemerintah Kota Batam lebih menekankan belanja ketimbang target pendapatan.

PAD Kota Batam mengalami penurunan sebesar Rp 12 miliar dari Rp 824 miliar menjadi Rp 812 Miliar. Sedangkan Belanja daerah justeru meningkat Rp 15 miliar, dari Rp 2,364 triliun menjadi Rp 2,377 triliun.

Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain mengatakan Komisinya berusaha mempertahankan target PAD tidak turun, minimal sama. “Namun di Banggar (Badan Anggaran) menyetujui target itu (penurunan),” kata Yudi Kurnain.

Penurunan berada di sektor Pajak Penerangan Lampu Jalan Umum (PPJU), Ijin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA), serta retribusi parkir. Penurunan target parkir menukik hingga 20 persen. “Angkanya saya tak ingat pasti, tapi menurun,” ungkap Yudi Kurnain. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar