Pak Polisi, Tolong Tangkap Pembuang Janin Bayi di Batam

338
Pesona Indonesia
Polisi mengamankan janin yang dibuang orang tak dikenal di dekat SPBU Tembesi, Selasa (15/9) lalu. Foto: dalil harahap/batampos
Polisi mengamankan janin yang dibuang orang tak dikenal di dekat SPBU Tembesi, Selasa (15/9) lalu. Foto: dalil harahap/batampos

batampos.co.id – Kepala Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Nurmadyah meminta Polresta Barelang mengungkap kasus pembuangan janin bayi yang sudah kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk pembuangan janin di SPBU top 100 Tembesi.

“Proses penegakan hukum harus dilakukan pada ibu pembuang Janin dan pihak yang membantu menggugurkan bayi itu, biar ada efek jera,” katanya.

Nurmadyah mengaku bahwa sudah ada beberapa kasus yang mereka tangani bersama Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KPPA). Bahkan sudah beberapa kasus yang diselesaikan.

“Tetapi pembuangan bayi ini sudah jelas menghilangkan nyawa, ini harus diproses secara hukum,” katanya.

Bayi atau janin yang biasanya dibuang karena memang tidak diinginkan. Bisa saja hasil hubungan di luar nikah.

Harapan serupa juga dikatakan Tumbur Sihaloho, anggota Komisi I DPRD Kota Batam yang membidangi hukum.

“Saya yakin polisi juga pasti bekerja keras untuk kasus pembuangan bayi seperti ini. Mari kita sama-sama berharap agar kasus seperti ini cepat terungkap,” katanya.

Menurut Tumbur, orang tua juga harus bisa menjaga pergaulan anak-anaknya yang sudah remaja. Pengawasan harus diintensifkan.

“Termasuk penyediaan sarana dan prasarana bermain atau menyalurkan kreatifitas untuk anak. Biar ada kegiatan positif yang dilakukan anak,” katanya.

Tumbur juga berharap kepada semua remaja atau anak muda yang ada untuk tidak merusak masa depan dengan cara-cara yang tidak baik. Termasuk pergaulan yang tidak baik.

“Kalau gencar melakukan kegiatan positif, maka hal-hal yang tidak terpuji akan terhindarkan,” katanya. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar