Perpustakaan BP Batam Dibuka untuk Umum

452
Pesona Indonesia
Ruang baca Perpusatakaan BP Batam. Foto: istimewa/dok.bpbatam
Ruang baca Perpusatakaan BP Batam. Foto: istimewa/dok.bpbatam

batampos.co.id – Perpustakaan Badan Pengusahaan (BP) Batam yang mulai dirintis pada awal 2008 kini dibuka untuk umum.

Anggota 1 (Deputi Bidang Administrasi dan Umum BP Batam), Gani Lasya, mengatakan Perpustakaan BP Batam sebenarnya termasuk jenis perpustakaan khusus. Jenis ini melekat karena merupakan perpustakaan yang dibentuk oleh lembaga pemerintah/swasta, perusahaan atau asosiasi yang menangani atau mempunyai misi bidang tertentu.

“Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan bahan pustaka/informasi di lingkungannya dalam rangka mendukung pengembangan dan peningkatan lembaga maupun kemampuan sumber daya manusia,” ujarnya.

Perpustakaan khusus juga mempunyai karakter khusus apabila dilihat dari fungsi, subyek yang ditangani, koleksi yang dikelola, pemakai yang dilayani, dan kedudukannya. Sehingga dari hal tersebut nantinya akan terlihat dengan jelas perbedaannya dengan perpustakaan-perpustakaan pada umumnya.

Kendati pendiriannya dimaksudkan untuk melayani kebutuhan karyawan BP Batam, namun dalam penerapannya, Perpustakaan BP Batam tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat umum yang memerlukan informasi.

Sekadar mengingatkan, perpustakaan BP Batam ini pertama kali dibuka di Hari Bakti ke-37 BP Batam atau tepatnya 26 Oktober 2008. Kepala BP Batam Mustofa Widjaja yang membuka langsung bersama Kepala Perpustakaan Nasional, Daddy P. Rachmananta.

Setelah dilakukan penataan mencakup aspek ruangan, koleksi, sistem pelayanan maupun SDM, pada 22 Desember 2009, perpustakaan BP Batam diresmikan penggunaannya kembali oleh Ketua BP Batam Mustofa Widjaja, dengan menempati Gedung B Pusat Teknologi Informasi (IT Center) BP Batam di lantai 1 dan 2.

Perpustakaan ini diharapkan akan memberikan kontribusi dan manfaat dalam rangka melestarikan dan memasyarakatkan proses dan hasil pembangunan Otorita Pengembangan Daerah Industri Pulau Batam (Otorita Batam), yang kini bertransformasi sebagai Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam. (bpos)

Respon Anda?

komentar