Djaja Roeslim, Ketua REI Khusus Batam menjelaskan  pengembang properti mengurangi untung karena kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah, Kamis, (17/9), Foto: Fitri Hardiyanti untuk Batam Pos
Djaja Roeslim, Ketua REI Khusus Batam menjelaskan pengembang properti mengurangi untung karena kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah, Kamis, (17/9), Foto: Fitri Hardiyanti untuk Batam Pos

batampos.co.id – Real Estate Indonesia (REI) akan menggelar
REI Expo ke-14 mulai Rabu (23/9) hingga Minggi (4/10)
mendatang. Ini merupakan expo kali kedua yang digelar pada
tahun ini.

“Pameran akan digelar di Atrium Timur Mega Mall Batamcenter,”
kata Ketua Panitia REI Expo ke-14, Mirawati Utama, dalam
konferensi pers, Kamis (17/9).

Mira mengatakan, pameran ini sengaja digelar dua kali dalam
setahun karena tingginya animo dari peserta. Bahkan, kata dia,
peserta yang akan terlibat dalam pameran ke-14 sudah lama
masuk daftar tunggu.

Dijelaskan, pameran kali ini akan diikuti 14 peserta dari
pengembang (developer), satu peserta dan bank, dan dua peserta dari pendukung properti.

“Dari 14 pengembang yang ikut, tiga di antaranya menawarkan
produknya yang baru saja diluncurkan. “Yakni Royal Property,
PT Landstar Development, dan Pekanbaru Park,” papar Mira.

Sementara Ketua DPD REI Khusus Batam, Djaja Roeslim,
menjelaskan tujuan REI Expo ini untuk membantu pengembang
properti dalam mempromosikan produknya.

“Kita tahu saat ini industri properti tengah lesu, justru itu butuh untuk dipromosikan agar masyarakat tahu produk terbaru yang dibuat oleh para pengembang,” terangnya.

Melihat nilai transaksi yang berhasil dibukukan pada REI Expo
13 lalu yang mencapai Rp 60 miliar, Djaja memasang target yang
lebih tinggi dari angka tersebut pada pameran ke-14 nanti.

“Harus lebih tinggi dari itu,” katanya.

Sesuai dengan tagline yang diusung, yakni Saat Terbaik Membeli
Properti, diharapkan masyarakat tidak ragu lagi untuk
berinvestasi dengan membeli properti. Sebab walaupun dolar
naik, namun pengembang properti masih menawarkan harga yang
normal.

“Dan tentunya banyak promo-promo yang akan lebih heboh lagi
ditawarkan para pengembang,” ujar Djaja. (bpos)

Respon Anda?

komentar