Wakil Walikota Batam Siap Selesaikan Pembangunan Infrastruktur di Batam dalam 2 Tahun Mendatang

191
Pesona Indonesia
f.istimewa Wakil Wali Kota Batam, HM Rudi, meninjau pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Sagulung, Kamis (17/9). Dalam APBD Perubahan banyak anggaran proyek jalan dan drainase dipangkas akibat defisit.

Wakil Wali Kota Batam, HM Rudi, meninjau pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Sagulung, Kamis (17/9). Dalam APBD Perubahan banyak anggaran proyek jalan dan drainase dipangkas akibat defisit.

batampos.co.id – Wakil Wali Kota Batam, HM Rudi meninjau pembangunan infrastruktur jalan dan drainase di Kecamatan Sagulung, Kamis (17/9). Menurut Rudi, pembangunan infrastruktur seperi jalan jadi salah satu prioritas Pemerintah Kota (Pemko) Batam lantaran dinilai punya korelasi langsung dengan kemajuan ekonomi masyarakat.

”Masyarakat mau aktivitas, harus lewati jalan. Makanya, kalau jalan ini bagus, bisa membantu ekonomi mereka (masyarakat),” ujar Rudi.

Wakil Wali Kota menjelaskan, di tahun-tahun awal menjabat, ia mengaku telah mendata kebutuhan infrastruktur masyarakat. Sedangkan pada tahun ketiga, Rudi mulai realisasikan permintaan warga tersebut secara bertahap. Terlebih untuk Kecamatan Sagulung yang membutuhkan perbaikan infrastruktur paling banyak mengingat wilayahnya yang cukup luas dan sebaran penduduk merata.

Selain Sagulung, Kecamatan Batuaji dan Seibeduk juga dinilai membutuhkan banyak pembangunan infrastruktur seperti jalan dan drainase. Oleh karena itu, ketiga wilayah tersebut menjadi prioritas tanpa mengesampingkan pembangunan di kecamatan lainnya.

”Kami juga mintakan ke pemerintah pusat, karena alokasi dari kita (Pemko) saja tidak cukup,” kata Rudi.

Sejauh ini, sambung Rudi, berdasar pantauannya di lapangan, pembangunan infrastruktur sudah bagus. Namun, pihaknya menyatakan akan terus melanjutkan pembangunannya hingga rampung.

”Makanya saya meninjau apa yang telah diprogramkan, (untuk mengecek) mana yang sudah selesai mana yang belum,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya menargetkan dapat menyelesaikan pembangunan infrastruktur tersebut pada 2016 hingga 2018 mendatang.

”Saya akan coba selesaikan seluruhnya, walaupun masyarakat tidak minta. Beri waktu pada kami, mudah-mudahan tiga tahun untuk kecamatan yang sudah betul-betul membutuhkan bisa selesai,” jelasnya.

Di samping pembangunan jalan, Pemko Batam juga merancang pembangunan drainase induk berukuran besar sebagai langkah penanganan banjir. Karena, kata ia, jika penanganan banjir dilakukan secara parsial per wilayah maka masalah ini tidak akan selesai.

”Batam ini harus dibelah (dengan drainase utama) jadi lima atau 10 sisi, jadi nanti air dari drainase bisa dialirkan ke laut,” ungkapnya.

Rudi juga menargetkan dapat menyelesaikan persoalan drainase sebagai antisipasi banjir agar bisa rampung dalam beberapa tahun ke depan.

”Dari 36 titik banjir, mudah-mudahan 2-3 tahun selesai semua,” katanya.

Adapaun, dari tujuh titik proyek peningkatan jalan di kecamatan itu menghabiskan anggaran kurang lebih Rp 9,5 miliar. Pembangunan itu berdasar permintaan masyarakat melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), kemudian Pemko Batam menyetujui.

Rinciannya, peningkatan jalan Perumahan Fortuna Raya sepanjang 500 meter dengan anggaran Rp 1,2 miliar, kemudian peningkatan jalan Sagulung Sukajadi Permai sepanjang 400 meter dengan nilai kontrak Rp 967,9 juta. Peningkatan jalan RW 1 Kavling Pelopor Kelurahan Seilekop sepanjang 630 meter dengan nilai kontrak Rp 1,5 miliar.

Selain itu, peningkatan jalan RW 04 Kavling Kamboja sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp 1,5 miliar. Lalu, peningkatan jalan RW 04 dan RW 09 kelurahan Seilangkai sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar. Kemudian peningkatan Jalan RW 07 Perumahan Rosinton dan RW 9 Perumahan Merapi Subur sepanjang 600 meter dengan nilai kontrak Rp 1,4 miliar, serta peningkatan jalan Perumahan Villa Mukakuning sepanjang 500 meter dengan nilai kontrak Rp 1,2 miliar.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batam, Jefri Simanjuntak dan Sumali yang turut memantau ke lokasi pembangunan jalan dan drainase mengaku siap membantu Pemko Batam meloloskan anggaran yang terkait dengan pembangunan infrastruktur kebutuhan masyarakat.

”Apapun rencana pemerintah yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, tentu kita dukung,” ujar Jefri. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar