85 Pesawat Asing Nyelonong di Langit Kepri, Sukhoi Disiagakan di Hang Nadim

513
Pesona Indonesia

Pesawat-Sukoi-2-F-Cecep-Mulbatampos.co.id – Banyaknya pesawat asing maupun militer negara tetangga yang melintas tanpa izin di wilayah udara Indonesia, khususnya di udara Kepri, satu bulan terakhir, membuat pemerintah RI gerah. Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) langsung mengerahkan empat pesawat tempur sukhoi ke bandara Hang Nadim Batam, bersiap menghalau pesawat asing yang melintas di udara Kepri secara ilegal.

Asisten Operasi Kosekhanudnas I Letkol Pnb, M Satriyo Utomo, mengatakan sejak awal September saja, sedikitnya ada 85 pesawat asing yang melintas di wilayah udara NKRI di Kepri. Tak hanya pesawat sipil, sejumlah pesawat militer asing juga kerap melintas tanpa izin.

“Bila ada terjadi pelanggaran, kami diperintahkan melakukan tindakan force down (memaksa turun pesawat asing, red),” kata Satriyo, Jumat (18/9).

Satriyo menjelaskan dua negara asing yang sering melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI yakni Singapura dan Malaysia. Kedua negara ini, menurut Satriyo, pesawat milik kedua negara itu seenaknya saja masuk wilayah udara NKRI di Kepri.

“Bulan-bulan sebelumnya tak banyak. Tapi sejak September ini makin banyak  menyelonong tanpa izin,” ungkapnya.

Menurut Satriyo, daerah yang paling sering dimasuki oleh pesawat asing adalah wilayah di selatan Ranai, Natuna.

“Mereka dari Kuching, Malaysia, menuju Singapura, atau sebaliknya,” tuturnya.

Satriyo mengakui, sampai saat ini flight information region (FIR) wilayah Kepri masih dikuasai Singapura. Namun tidak berarti pesawat asing cukup meminta izin ke ATC Singapura untuk melintasi wilayah udara Kepri. Namun, kata Satriyo, mereka tetap perlu koordinasi dan meminta izin kepada pihak Indonesia.

“Mereka pikir setelah bicara dengan Singapura bisa lewat begitu saja. Yang mereka lewati itu wilayah kedaulatan Indonesia,” tegasnya. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar