KP2K Mengaku Sudah Cek Hewan Kurban

194
Pesona Indonesia
Seorang peternak sedang memberi makan sapi-sapi di Komplek Peternakan Seitemiang (KPS) Sekupang, Senin (31/8). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Seorang peternak sedang memberi makan sapi-sapi di Komplek Peternakan Seitemiang (KPS) Sekupang, Senin (31/8).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Batam mengklaim sudah melakukan pengecekan fisik hewan kurban baik di pusat pemotongan hewan maupun di tempat penjualan hewan ternak.

“Jika ada penyakit tidak boleh diedarkan, harus dihentikan,” tegasKabid Peternakan KP2K Batam, Sri Yuneli, Jumat (18/9) siang saat dikonfirmasi via telepon.

Lanjut dia, pemeriksaan hewan kurban dilaksanakan dalam dua tahap yakni dengan pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan (antemortem) serta pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan (posmortem).

“Yang antemortem sudah kami lakukan dua minggu terakhir ini. Kami turun terakhir kemarin lusa, alhamdulillah sehat,” kata Sri.

Sementara posmortem sendiri akan dilaksanakan pada saat pemotongan. Kata sri, pemotongan nantinya aka dicek langsung oleh petugas.

“Tim akan turun ke masjid-masjid untuk melakukan pengecekan,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada calon pembeli agar teliti dalam membeli hewan kurban.

“Secara fisik bisa dilihat. Misal di bagian hidung tidak ingusan, bulunya mengkilap, mata yang berbinar,” pungkasnya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar