Listrik Sering Byar Pet, Rekam e-KTP Terganggu

227
Pesona Indonesia

ektpbatampos.co.id – Pemadaman listrik yang sering terjadi sejak
Agustus mengganggu kelancaran perekaman e-KTP di kecamatan.
Sementara masyarakat yang mengurus KTP atau dokumen lainnya
meninggalkan pekerjaanya namun tak bisa terlayani.

“Kalau listrik tidak mati maka bisa melayani atau merekam
sampai 50 orang sehari. Tetapi kalau sering mati, tidak akan
bisa sebanyak itu. Ini yang mengganggu pelayanan,” kata
Rinaldi M Pane, Camat Batuaji.

Menurut Rinaldi, ketika listrik mati bukan hanya pelayanan
publik yang terganggu, tapi kenyamanan warga saat melakukan
pengurusan dokumen terganggu. Kipas angin atau AC tidak
beroperasi.

“Meski begitu kita tetap berikan pelayanan yang maksimal.
Habis mau bagamaina lagi. Harapan kita pemadaman listrik tidak
sering-sering terjadi di Kota Batam,” katanya.

Abidun Pasaribu, Camat Sagulung juga mengakui terganggunya
pelayanan publik ketika listrik padam. Menurutnya, jumlah
perekam e-KTP kini jauh menurun dari biasanya padahal
pendaftar selalu ramai. Mati lampu dua jam saja, maka akan
mengurangi kuota perekaman lebih dari lima orang.

“Biasanya kita bisa sampai 70 orang sehari. Tetapi kalau
sering mati lampu, maka tidak akan bisa. Itu sudah
pasti. Tidak bisa lagi seperti biasa,” katanya.

PLN sendiri berdalih pemadamanbergilir karena kerusakan mesin
hingga tekanan gas dari PGN menurun. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar