Pekerja Galangan Kapal Tewas Tercebur Laut

346
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Hanafi, 37, karyawan PT Indah Karya Teknik, subkontraktor di perusahaan galangan kapal PT ASL di Tanjunguncang, mengalami kecelakaan kerja, Kamis (17/9) sore lalu.

Dia jatuh dari atas kapal tongkang dan tenggelam di laut. Nyawanya tak bisa diselamatkan lagi.

Suasana dukapun menyelimuti keluarga korban. Vivi (26) istri korban tak kuasa membendung kesedihannya. Isak tangispun pecah di ruang jenazah RSUD Embung Fatimah, tempat jenazah korban disemayamkan.

Vivi saat ini sedang hamil. Usia kandungannya sudah berumur tujuh bulan. Jika normal dua bulan lagi bayinya akan lahir dan tentunya tanpa didampingi suami tercintanya. Tak hanya Vivi, keluarga lainnya yang berdatangan sore itu juga terlihat tak dapat menahan kesedihan.

“Kenapa harus begini,” ujar Vivi, menangis terisak-isak.

Hotman Lubis, 30, rekan kerja korban menceritakan kejadian tersebut bermula ketika Hanafi dan rekan kerjanya yang lain siang itu sedang mengerjakan pemasangan kabel di sebuah kapal tongkang yang sedang diproduksi di PT ASL tersebut.

Dia melihat sebelum memulai pekerjaan Hanafi menggunakan alat pengaman yang terpasang di pinggang. Tapi tak diketahui pasti apakah alat tersebut dicantolkan ke besi yang ada di kapal. Fungsinya alat pengaman tersebut jika terpelet dan jatuh dari ketinggian saat bekerja maka pekerja tak akan jatuh, tapi akan tetap menggantung di udara.

Dilanjutkannya, belum diketahui juga penyebab pastinya, Hanafi kemudian jatuh ke laut dan tenggelam. Ketika jatuh kata Hotman dia melihat sebatang besi juga ikut jatuh bersama korban. Diduga besi tersebut yang membuat korban sulit untuk kembali ke permukaan.

“Yang ngapung cuma sepatunya. Dia tak muncul-muncul,” kata Hotman.

Pekerja lainnya kemudian langsung melakukan pencarian. Tubuh korban berhasil diangkat ke permukaan dan dilarikan ke RSUD Embung Fatimah, Batuaji. Namun, nyawanya tak dapat disematkan lagi.

Dikatakan Hotman dia sangat dekat dengan korban. Menurutnya korban orang yang baik dan humoris. “Sebelum kejadian, kami masih bercanda,” kata Hotman.

Sementara, Ramsi sepupu korban mengatakan, setelah jenazah korban disemayamkan di rumah duka di Kavling Flamboyan blok G no 98 Kecamatan Sagulung, maka Jumat (18/9) siang akan segera dimakamkan di TPU Seitemiang.

Ditemui terpisah Rikki, supervisor korban membenarkan korban bekerja di PT Indah Karya Teknik. Rikki mengaku tak mengetahui kronologis kejadian.

“Saya tahu kejadian tersebut setelah karyawan yang lainnya memberitahu saya. Masalah ini akan kami diskusikan dulu dengan pihak perusahaan,” ungkapnya.

Seorang petugas rdi RSUD Embung Fatimah, mengatakan tak ada luka yang serius di tubuh korban. Korban hanya terlihat mengalami luka lecet di punggung sebelah kanannya.

Dikonfirmasi Kapolsek Batuaji, Kompol Andy Rahmansyah menuturkan, kasus tersebut sedang diselidiki.

“Laporan sudah diterima, kami akan melakukan penyelidikan,” katanya.(jho/rpg)

Respon Anda?

komentar