Pembelian Hewan Kurban Menurun, Tahun Ini

224
Pesona Indonesia
Seorang peternak sedang memberi makan sapi-sapi di Komplek Peternakan Seitemiang (KPS) Sekupang, Senin (31/8). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Seorang peternak sedang memberi makan sapi-sapi di Komplek Peternakan Seitemiang (KPS) Sekupang, Senin (31/8).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – Dibanding tahun sebelumnya tingkat pembelian hewan kurban tahun ini mengalami penurunan.

Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB), Sumardi. Hingga H-6, kata Sumardi untuk jenis sapiĀ  persentase yang terjual pada kisaran 60 smpai 70 persen, hal yang sama juga terjadi pada hewan ternak jenis kambing namun persentasenya masih belum diketahui.

“Namun ini masih sementara, kita lihat sampai pada H-3. Malah biasanya pesanan masih mengalir saat H-1, apalagi kambing,” terang Sumardi.

Penurunan tersebut kontras peningkatan pasokan sapi yang mengalami peningkatan hingga 15 persen, tahun sebelumnya untuk jenis sapi dipasok 2400 ekor lalu sekarang sebanyak 2700 ekor, jenis kambing masih diperkirakan dengan kuota yang sama dengan tahun sebelumnya yakni sebanyak 16000 ekor.

Lanjut Sumardi penurunan daya beli tersebut diperkirakan lantaran perekonomian yang tidak baik. Menurutnya tahun sebelumnya pesanan bisa mencapai 15 ekor sapi per masjid, namun sekarang hanya 12 ekor per masjid.

“Ini (perekonomian buruk, red) pengaruhnya besar, kemampuan orang untuk beli menurun apalagi perorangan,” katanya menegaskan.

Namun demikian, pihaknya meyakini pesanan akan terus ada hingga hari H, keyakinan tersebut muncul lantaran berkurban merupakan ibadah.

“Ini kan soal agama bukan semata-mata tentang kebutuhan, pasti ada lagi yang datang (membeli, red),” tuturnya.

Menurutnya pesanan juga datang dari luar daerah seperti Tanjungpinang, namun pesanan luar tidak sebanyak pesanan batam.

“Palingan 20 ekor, gak banyak,” pungkas Sumardi. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar