Ada Prodi S1 Bahasa Mandarin di Universitas Universal Batam

1415
Pesona Indonesia
Suasana peresmian Universitas Universal Batam, minggu (20/9/2015). Foto: cecep mulyana/batampos
Suasana peresmian Universitas Universal Batam, minggu (20/9/2015). Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id –¬†Universitas Universal (Uvers) Batam di kawasan Maha Vihara Duta Maitreya, Batamcenter, diresmikan pada Minggu (20/9/2015) pagi. Peresmian ini sekaligus menandai dimulainya kegiatan belajar mengajar bagi mahasiswa angkatan pertama di Uvers.

Rektor Uvers, Kisdarjono, pihaknya siap mencetak generasi bangsa berkualitas melalui sistem pendidikan yang diintegrasikan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat di bawah naungan Yayasan Maitreya. Untuk tahun pertama, terdaftar 157 mahasiswa yang 40 persennya dari luar Batam.

“Ini menunjukan bahwa Uvers sudah diakui dan diterima masyarakat Kepri pada umumnya,” ujar Kisdarjono di acara peresmian kampus Uvers tersebut, kemarin.

Sistem pendidikan yang pendidikan yang akan diterapkan terdiri dari dua value propositions. Yakni menyiapkan lulusan yang dapat berkarya profesional dalam bidang profesi yang dipilih. Kemudian menyiapkan lulusan untuk berpartisipasi dalam gerakan perubahan peradaban menuju dunia satu keluarga dan menjadikan warga yang baik dalam bermasyarakat.

Program studi yang ditawarkan di kampus baru tersebut di antaranya program studi strata satu (S1) pendidikan bahasa Mandarin, S1 Manajemen, S1 Akuntansin, S1 teknik Informatika, S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Perangkat Lunak, S1 Teknik Lingkungan, S1 Seni Tari, S1 Seni Musik, S1 Teknik Industri, dan S1 Sistem Telekomunikasi.

“Secara teknis sesuai perizinan ada 11 program studi, namun di tahun pertama ini yang resmi dibuka baru enam program studi diantaranya program studi Manajemen, Akuntansi, Seni Musik, Seni Tari, Teknik Informatika, dan Sistem Informasi,” ujar Kisdajono.

Kisdajono mengaku sangat optimis bahwa ke depannya Uvers akan berjaya untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang bermutu. Sebab hal utama yang menjadi modal besar dari para pengajar di Uvers sendiri adalah kemampuan untuk mendidik dan membina karakter mahasiswanya.

“Kami tidak akan mengecewakan kepercayaan orangtua mahasiswa. Asalkan izinkan kami mendidik dengan cara kami yang mengembangkan pembelajaran yang dilandasi disiplin yang keras,” tuturnya.

Ketua DPP Mapanbumi selaku Ketua Dewan Pendiri dan Dewan Pembina Yayasan Pancara Maitri Maha Pandita Citra Wira melalui Wakil ketua Umum I DPP Mapanbumi Arief Harsono menegaskan, Uvers ini akan menjadi lembaga pendidikan yang prfofesional yang mengedepankan pengembangan ilmu pengetahuan dan karatkter mahasiswa agar menjadi manusia yang memilik SDM yang baik.

Menurut dia, kemajuan suatu bangsa sangat dipengaruhi dunia pendidikan generasi mudanya. “Hari ini sejarah baru tercipta, Uvers hadir akan menjadi pusat belajar dan berbagi pengalaman. Ke depannya Uvers harus go world class agar bisa bersaing dengan negara lain,” pesan Pandita.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri, Yatim Mustafa, yang mewakili Pemerintah Provinsi Kepri menyambut baik kehadiran kampus Uvers tersebut. Kehadiran Uvers ini akan menambah daftar jumlah kampus yang sudah di Kepri dari 38 menjadi 39 kampus.

Menurut dia, dari 39 perguruan tinggi di Kepri ada tiga yang berstatus negeri, sisanya berstatus swasta. “Ini kemajuan yang luar biasa dan ke depannya kami berharap agar semua kampus mampu bersaing secara sehat dengan satu tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kepri ini,” kata Yatim.

Semakin banyak perguruan tinggi, sambung Yatim, akan semakin baik kualitas SDM di Kepri nantinya. “Membangun pendidikan adalah membangun peradaban. Makin banyak kampus makin banyak manfaatnya untuk masa yang akan datang,” ujarnya.

Sehingga ke depannya Yatim berharap Uvers mampu menjadi panutan bagi kampus lain untuk mencetak anak didik yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa, dan Kepri pada khususnya.

Peresmian kampus Uvers ini ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh pihak kampus, yayasan, perwakilan pemerintah Provinsi Kepri, Pemko Batam, Universitas Jin Nan Tiongkok, dan disaksikan oleh undungan baik dari orangtua mahasiswa maupun undangan lainnya. (eja/bpos)

Respon Anda?

komentar