Ini Peringatan Dirlantas Polda Kepri untuk Sopir Angkot di Batam

384
Pesona Indonesia
Angkutan umum yang ngetem di badan jalan Simpang Panbil, Mukakuning, membuat macet, Kamis (3/9). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Angkutan umum yang ngetem di badan jalan Simpang Panbil, Mukakuning, membuat macet, Kamis (3/9). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id –┬áDirektorat Lalulintas Polda Kepri berjanji akan menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan angkutan umum. Khususnya yang melanggar peraturan lalulintas, termasuk sopir yang tak mengantongi SIM.

“Ada sanksi denda Rp 500 ribu dan maksimal Rp 1 juta,” kata Direktur Direktorat Lalulintas Polda Kepri, Kombes Pol Tantan Sulistyana.

Selain itu, Tatan meminta pemerintah memaksimalkan fungsi terminal. Sehingga tida ada angkutan umum yang ngetem di sembarang tempat. Hal ini bisa mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi. Selebihnya, dengan maksimalnya fungsi terminal akan mencipatakan suasana yang nyaman.

“Harapannya terminal dipersiapkan dengan secara maksimal,” kata Tatan.

Tantan mengungkapkan, sebenarnya Dishub Kota Batam bertanggung jawab penuh terhadap persoalan angkutan umum. Mulai dari persoalan angkutan tak laik jalan, pelanggaran trayek, hingga angkutan ilegal.

“Kami hanya menindak bila ada pelanggaran lalu lintas,” ucap Tantan.

Aksi ugal-ugalan sopir di jalan raya, kata Tatan, juga menjadi perhatian polisi. Pihaknya tak segan-segan menilang sopir tersebut.

Seelbihnya, Tatan meminta Dishub Kota Batam memperbanyak halte. Sehingga angkutan umum, khususnya bus, tidak sembarangan menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Karena hal ini kerap memicu kemacetan lalulintas,” pungkas Tantan. (ska/bos)

Respon Anda?

komentar