Pesawat Singapura dan Malaysia Paling Banyak Melanggar wilayah Udara RI

293
Pesona Indonesia
Empat pesawat tempur RI jenis Sukhoi disiagakan di bandara Hang Nadim Batam sejak pekan lalu. Foto: cecep mulyana/batampos
Empat pesawat tempur RI jenis Sukhoi disiagakan di bandara Hang Nadim Batam sejak pekan lalu. Foto: cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Asisten Operasi Kosekhanudnas I Letkol Pnb, M Satriyo Utomo, mengatakan dua negara asing yang sering melanggar kedaulatan wilayah udara NKRI adalah Singapura dan Malaysia. Pesawat milik kedua negara itu seenaknya masuk wilayah udara NKRI di Kepri.

“Bulan-bulan sebelumnya tak banyak. Tapi sejak September ini makin banyak menyelonong tanpa izin,”¬†ujar Satriyo, Jumat (18/9/2015) lalu di hang Nadim Batam.

Daerah yang paling sering dimasuki oleh pesawat asing adalah wilayah di selatan Ranai, Natuna. “Mereka dari Kucing, Malaysia, menuju Singapura, atau sebaliknya,” tuturnya.

Satriyo mengakui, sampai saat ini flight information region (FIR) wilayah Kepri masih dikuasai Singapura. Namun tidak berarti pesawat asing cukup meminta izin ke ATC Singapura untuk melintasi wilayah udara Kepri. Mereka tetap wajib koordinasi dan meminta izin kepada pihak Indonesia.

“Mereka pikir setelah bicara dengan Singapura bisa lewat begitu saja. Yang mereka lewati itu wilayah kedaulatan Indonesia,” tegasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar