Daging Hewan Kurban di Batam Dibagikan hingga ke Pulau-Pulau

364
Pesona Indonesia
Petinggi PT Profab Batam menyerahkan sapi untuk Kurban Idul Adha. Foto: johanes saragih/batampos
Petinggi PT Profab Batam menyerahkan sapi untuk Kurban Idul Adha. Foto: johanes saragih/batampos

batampos.co.id –┬áKepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Batam, Zulkifli Aka mengatakan pada perayaan Idul Adha tahun ini pemerintah berencana memfokuskan distribusi daging kurban bagi warga yang tinggal di pulau-pulau penyangga atau hinterland.

“Warga hinterland rata-rata menengah ke bawah, mereka juga tak tiap hari bisa membeli daging, tidak seperti warga yang tinggal di perkotaan,” kata Zulkifli, Senin (21/9).

Ia mengatakan, pihaknya akan membagikan daging kurban dengan sistem kupon. Hanya saja, dia belum dapat memastikan berapa banyak kupon yang akan disebar pada perayaan Idul Kurban tahun ini.

“Perkiraan kami lebih dari 20 ribu kupon, tapi nanti menyesuaikan,” kata dia.

Zulkifli mengungkap, pada perayaan Idul Adha tahun ini, Batam akan menyembelih 6.007 ekor hewan kurban. Jumlah itu terdiri dari 1.005 ekor sapi dan 5.002 ekor kambing. Binatang kurban itu didapat dari titipan masyarakat, instansi baik swasta maupun pemerintah, dan juga dari mancanegara.

“Misalnya dari Singapura, itu ada yang menyumbang 60 ekor kambing,” terangnya.

Hewan kurban titipan dari negara luar tersebut, ia melanjutkan, juga akan dibagikan ke pulau penyangga.

“Nanti mau dibagikan ke Pulau Setokok dan sekitarnya,” imbuhnya.

Menurut Kepala Kankemenag Batam, momentum Idul Adha tahun ini semestinya dimaknai untuk meningkatkan semangat berbagi dan peduli dengan lingkungan sekitar. Terlebih, bagi mereka yang mampu untuk berkurban.

“Ada nilai ketakwaan karena menjalankan perintah Tuhan, sekaligus juga pesan sosial untuk membantu sesama,” kata dia.

Hal senada dikatakan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan. Menurut Dahlan, semangat berkurban bukan hanya menyerahkan kambing atau sapi untuk dikorbankan, melainkan spirit untuk kehidupan sosial yang lebih luas.

“Kurban itu juga harus dinilai pada semangat untuk peduli pada sesama, karena kita tidak bisa hidup sendiri, harus bersama,” kata Wali Kota.

Dengan begitu, kata Dahlan, momentum Idul Adha semestinya bisa jadi pelecut agar warga di Batam saling membantu dan menolong. Terutama, yang mampu mengulurkan bantuan bagi yang tidak mampu.

“Dengan semangat inilah kita ditantang untuk berkurban,” kata dia.

Tak hanya itu, Wali Kota juga mengingatkan masyarakat agar tidak mempermasalahkan perbedaan yang ada. Termasuk, soal penetapan waktu Idul Adha.

“Jangan jadi polemik, tapi kita malah harus bersatu,” Wali Kota mengingatkan.

Sementara itu, untuk pelaksanaan salat Idul Adha tahun ini, pemerintah telah menetapkan 460 titik pelaksanaan yang tersebar di 12 kecamatan di seluruh Batam. Untuk tingkat Kota Batam, salat Idul Adha akan dipusatkan di Lapangan engku Putri Batamcenter. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar