Dibuang, 31 Bayi di Batam Dimakamkan

472
Pesona Indonesia
ilustrasi: pixabay.com
ilustrasi: pixabay.com

batampos.co.id – Kasus N, wanita muda yang melahirkan lalu membuang bayinya ke tempat sampah di dekat STC Mall Sekupang, Ahad (22/9/2015) lalu, hanya satu dari sekian banyak kasus pembuangan bayi di Batam.

Data Yayasan Khairul Ummah Madani yang khusus menangani pemakaman di TPU Seitemiang, dalam kurun waktu 2006-2015, sudah 31 bayi dibuang dan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa yang mereka makamkan di Blok X, blok khusus untuk jenazah tanpa identitas.

“Itu khusus yang tak teridentifikasi, belum termasuk yang sudah teridentifikasi,” ujar Zulkifli, staf yayasan, kemarin (21/9/2015).

Tahun 2014 lalu, ada enam mayat bayi tanpa identitas yang dimakamkan di Blok X. Kemudian tahun 2015 hingga September sudah lima mayat bayi tanpa identitas dimakamkan di blok yang sama.

Bayi yang dibuang dan ditemukan dalam kondisi meninggal lalu dimakamkankan di Blok X karena tak memiliki identitas atau tidak diketahui orangtuanya, hanya sebagian  kecil dari sekian banyak kasus pembuangan bayi. Ada banyak kasus lainnya bayi dibuang namun ditemukan dalam kondisi selamat di Batam.

Tingginya kasus pembuangan bayi ini diduga akibat pergaulan bebas yang marak di Batam. Mereka yang tak siap memiliki momongan karena hamil di luar nikah akhirnya memilih membuang bayi mereka setelah lahir. Namun yang lebih banyak memilih menggugurkan kandungannya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar