Kadin Kepri Sambut Baik Dibukanya Kran Impor Pangan

196
Pesona Indonesia
Ilustrasi: pixabay.com
Ilustrasi: pixabay.com

batampos.co.id – Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Keuangan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kepri, Paulus Amat Tantoso menyambut baik kebijakan Kemendag yang membuka kran impor bahan pangan untuk kawasan perdagangan dan pelabuhan bebas (free trade zone/FTZ) Batam, Bintan, Karimun (BBK).

“Kami mengapresiasi upaya pejabat Gubernur Kepri yang melobi Kemendag untuk membuka kran impor bahan pangan untuk BBK,” ujar Amat, tadi malam.

Amat mengatakan, selama ini masyarakat Kepri, khususnya wilayah pesisir sangat menggantungkan kebutuhan pangan impor. Ketergantungan itu sudah bertahun-tahun, terutama beras, gula, buah, sayuran, telur, dan daging dari Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Australia.

Pertimbangannya, Kepri bukan penghasil bahan pangan. Selain itu, selain kualitasnya bahan pangan impor yang lebih bagus, juga harganya lebih murah dibandingkan bahan pangan yang dipasok dari daerah lain di Indonesia. Apalagi pasokan bahan pangan lokal kerap terkendala cuaca dan transportasi, terutama pada musim utara. (cah/opi/bpos)

Respon Anda?

komentar