N Butuh Psikolog, KPPAD Surati Polisi Agar N Tak Ditahan

254
Pesona Indonesia
N, ibu muda yang membuang bayinya saat diperiksa di Polsek Sekupang, Ahad (20/9/2015). Foto: Dalil Harahap/batampos
N, ibu muda yang membuang bayinya saat diperiksa di Polsek Sekupang, Ahad (20/9/2015) belum didampingi psikolog. Foto: Dalil Harahap/batampos

batampos.co.id -N, ibu muda yang membuang bayinya, Ahad (20/9/2015) lalu di tempat pembuangan sampah samping STC Mall Sekupang, memang layak ditetapkan sebagai tersangka. Namun di satu sisi ia juga berstatus korban dan masih di bawah umur sehingga harus mendapat perlindungan dan pendampingan psikolog.

“Kami juga akan mengerahkan psikolog untuk mendampingi N, supaya hilang traumanya,” ujar Erry Syahrial, Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, kemarin.

Ia juga menjelaskan secara umum kondisi N masih ketakutan pasca melahirkan dan diperiksa polisi karena membuang bayi. Untuk itu, N juga sangat memerlukan bantuan psikolog untuk menghilangkan traumanya.

“Kami akan surati Kapolsek Sekupang agar anak ini (N) tidak ditahan. Kalaupun ditahan, harusnya di tempat yang lebih responsif untuk anak, bukan di dalam sel,” ujar Erry.

Ia menambahkan, saat ini N mendapat pendampingan dari Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batam.

“Kalau P2TP2A sudah mendampingi dari kemarin. Dan secara assesment, anak ini perlu pendampingan, karena masih trauma,” terang Erry. (she/bpos/nur)

Respon Anda?

komentar