Saksi: Polisi Terobos Lampumerah

215
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Kecelakaan maut yang menewaskan Mualim, guru mengaji di salah satu pesantren Patam Lestari, Sekupang dinilai akibat kesalahan pihak kepolisian. Dalam kejadian ini, polisi yang mengendarai mobil dinas patroli Shabara Polda Kepri menerobos lampumerah yang baru menyala merah.

Rn, salah seorang saksi mata, mengatakan kecelakaan itu terjadi ketika korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat merah BP 2246 GC, melaju dari arah Batamcentre menuju Sekupang. Sementara, mobil patroli tersebut melaju kencang untuk mengejar perubahan lampumerah.

“Setelah lampu hijau, korban langsung jalan. Di lain sisi, polisi kencang karena mengejar lampu yang berubah merah,” kata Rn, Selasa (22/9) pagi.

Dalam kecelakaan tersebut, mobil patroli menghantam bagian depan motor yang menyebabkan korban terseret sejauh 10 meter. Kondisi sepeda motor tersebut ringsek, sementara korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Awal Bross (RSAB).

“Awalnya mobil itu tidak langsung berhenti, setelah itu ada satu polisi yang turun untuk melihat. Akhirnya korban dibawa ke rumah sakit,” terang warga Seipanas ini.

Menurutnya, saat melaju kencang, mobil patroli hanya menghidupkan lampu sirine tanpa disertai suara.

“Mobilnya cuma klakson saja. Karena korban paling depan langsung ditabrak. Kalau telat sedikit, pasti banyak korbannya,” tuturnya.

Ia menambahkan dalam mobil patroli tersebut terdapat 3 anggota kepolisian. Menurutnya, anggota polisi tersebut merupakan saksi kunci dalam kecelakaan yang menewaskan Mualim.

“Kuncinya ada pada polisi itu. Dalam penglihatan saya, memang polisi menabrak motor yang baru saja berjalan. Korban di jalur yang benar,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mualim, guru mengaji di pesantren wilayah Patam Lestari, Sekupang, tewas dalam kecelakaan di Simpang Jam, Sabtu (19/9) malam. Mualim yang mengendarai sepeda motor tersebut ditabrak mobil patroli Polda Kepri.

Mualim sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), namun nyawanya tak tertolong pada Minggu (20/9). Ia mengalami pendarahan dibagian hidung dan telinga. (opi/bpos)

Respon Anda?

komentar