Forum Lingkar Pena Batam Bangkit Lagi

332
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Komunitas Forum Lingkar Pena (FLP) Batam bangkit kembali setelah tidur panjangnya. Hal ini ditandai dengan peresmian kepengurusan periode 2015 – 2017 yang dikemas dalam acara Talk Show dan bedah buku di Auditorium Politeknik Negeri Batam, Sabtu (19/9) lalu.

“Alhamdulillah (acara) kemarin bisa terwujud untuk bikin gebrakan bahwa FLP Batam masih berkibar,” kata Choiriyah, Ketua Komunitas FLP Batam.

Acara tersebut mengangkat tema ‘Psikologi dan Problematika Remaja’. Buku ‘Lapis-lapis Keberkahan’ karya Salim A Fillah menjadi buku yang dibedah kala itu. Buku itu bercerita tentang kehidupan. Setiap remaja dapat mengambil hikmah dalam setiap sisi kehidupan dan semua kejadian dalam kehidupan.

Bahwa semua masalah akan ada jalan keluarnya dan pasti ada hikmah yang terkandung di dalamnya. Juga untuk tidak mudah menyerah dengan segala tantangan yang dihadapi.

“Buku itu menjadikan remaja yang masih memiliki semangat yang luar biasa untuk bisa diarahkan,” tuturnya lagi.

FLP Batam bekerja sama dengan Yayasan Karya Insani Batam serta didukung oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma Politeknik Negeri Batam, Ikatan Mahasiswa Muslim Politeknik Batam (IMMPB), dan Friends Club untuk penyelenggaraan acara tersebut. Acara itu dihadiri hingga 400 peserta.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Batam Andi Agung ikut hadir. Ia sekaligus meresmikan kepengurusan periode 2015-2017 itu. Ia menyambut baik acara bedah buku tersebut.

Buku merupakan jendela dunia. Buku mampu menjadikan manusia paham tentang semua yang ada di dunia. Kegiatan bedah buku itu mampu menjadikan manusia menjadi lebih baik.

“Kita harus rajin menulis dan membaca untuk lebih banyak mengenal dan tahu dengan perkembangan dunia ilmu,” kata Andi Agung.

Mulai dari kegiatan ini, FLP Batam berniat meningkatkan kembali budaya menulis dan membaca didalam masyarakat. Forum di bidang penulisan ini, dalam waktu dekat, akan kembali mendatangi kampus untuk memberikan pelatihan kepenulisan ilmiah dan jurnalistik.

Forum ini terbuka untuk semua kalangan umur. Namun demikian, prioritas mereka ada pada generasi muda. Target mereka, menumbuhkan jiwa menulis dan gemar membaca di usia muda.

Ketua FLP Batam Choiriyah mengatakan, FLP juga berniat mendirikan ‘rumah cahaya’. Ini semacam markas mereka untuk berkumpul dan berkarya. Markas itu juga akan dipadu dengan sebuah perpustakaan. Pelatihan kepenulisan internal juga akan dilakukan dua kali dalam sebulan.

“Semoga bisa mengajak semua kalangan untuk mencetak peradaban berikutnya yang cerdas, tangkas, dan bisa berkarya,” tutur wanita yang aktif dalam FLP Johor sejak tahun 2011 itu. (ceu/bpos)

Respon Anda?

komentar