Bégal Nekad, Marinir pun Dibégal

822
Pesona Indonesia
Barang bukti hasil bgal diamankan polisi. foto: dalil harahap / batampos
Barang bukti hasil begal diamankan polisi.
foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – Bégal beraksi kembali. Bégal pun makin berani, seorang anggota Marinir pun jadi korban aksi mereka.

Dua pengendara motor melintas di jalan depan Perumahan Taman Pesona Indah (TPI), Batuaji. Mereka ialah warga  Paradise Batuaji, David Tobing serta Arifin anggota marinir Batalyon Infanteri (Yonif)10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY).

Kejadian berawal saat David mengendarai sepeda motor Honda Astrea hendak pulang dari arah Tanjunguncang menuju Simpang Basecamp.  Tiba-tiba dia dihentikan oleh gerombolan pemuda. Saat menanyakan mengapa dia dihentikan, mereka langsung memukulnya tanpa ampun.

“Mulutnya berdarah dan mukanya  tergores-gores,” ujar sumber yang namanya tak mau dikorankan, Kamis (24/9).

Tak lama kemudian, Arifin yang juga melintas di jalan tersebut juga dikeroyok oleh gerombolan pemuda tersebut, beruntung Arifin tidak mengalami luka serius lantaran memakai helm. Informasi lain, Arifin tidak hanya lewat namun hendak menolong David.

Usai mengeroyok korban, para pelaku lantas membawa lari motor kedua korban.

David lantas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Batuaji, kemudian Polisi dibantu oleh warga mencari para pelaku di sekitar kejadian. Tidak lama setelah disisir, di sebuah rumah yang terletak sekitar 500 meter dari tempat kejadian, polisi berhasil mengamankan tiga orang pria yang diduga pelaku pengeroyokan.

Komandan Batalyon (Danyon) Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir/Satria Bhumi Yudha (SBY), Mayor Marinir Nioko Budi Legowo Harumbintoro membenarkan bahwa salah satu anggotanya menjadi korban pembegalan oleh sekelompok pemuda saat melintas depan lapangan Ruli Taman Pesona Indah (TPI) Batu Aji.

“Ia pembegalan, tapi alhamdulillah dari pihak Polsek Batuaji berhasil menangkap pelaku,” ujar Nioko saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (24/9) Sore.

“Mudah-mudahan ke depan lebih aman di jalan. Mereka (pelaku begal) lebih berani, ini sudah tidak benar,” tegas Nioko.

Untuk itu, koordinasi patroli gabungan dari unsur  Kepolisian juga TNI untuk mewujudkan rasa aman bagi masyarakat akan terus ditingkatkan.

“Kini sudah kita koordinasikan untuk melaksanakan patroli insentif yang lebih masif lagi,” tutup Nioko. (cr13/cr14)

Respon Anda?

komentar