Pembunuh Anggi Belum Terungkap, Keluarga Gunakan Jasa Paranormal

521
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Sudah 3 bulan, kasus pembunuhan terhadap Dwiwana Juli Anggi di pinggir jalan Bukit Dangas, Sekupang, terjadi dan hingga kini pelakunya belum terungkap. Padahal, polisi telah mengantongi beberapa barang bukti dan mengarah kepada pelaku yang nekat menggorok leher SPG BCS Mall tersebut.

Jarvis, abang ipar korban mengaku lambatnya pengungkapan kasus ini disebabkan kelambatan dan tidak seriusnya polisi bekerja. Ia juga mengaku kecewa dengan pihak kepolisian yang tidak memberikan jawaban mengenai perkembangan penyelidikan terhadap pelaku.

“Sudah hampir tiga bulan belum juga terungkap. Saya sering menanyakan perkembangannya, tapi polisi cuek saja,” kata Jarvis, Selasa (22/9) siang.

Menurutnya, polisi sudah harus mengantongi identitas para pelaku. Hal itu didapatkan dari barang bukti di lokasi pembunuhan, seperti jejak ban mobil, sampel darah. Barang bukti ini turut diselidiki Tim Labfor Mabes Polri Cabang Medan.

“Paling tidak, ada sedikit titik terangnya. Ini sepertinya diam-diam saja,” keluhnya.

Ia menambahkan turut membantu penyelidikan polisi dengan menggunakan jasa paranormal. Keterangan paranormal tersebut dinilai sinkron dengan barang bukti yang ada di lokasi kejadian.

“Semuanya sudah jelas, tapi polisi belum bisa membuktikannya,” tegas Jarvis.

Masih kata Jarvis, pembunuhan terhadap adik iparnya tersebut dinilai sudah direncanakan. Sebelum ditemukan tewas, Anggi sempat ditabrak pengendara sepeda motor.

“Orang yang nabrak itu nampaknya sengaja untuk menyelakakan nyawanya (Anggi). Dari situ polisi juga bisa menyelidiki,” terangnya.

Ia beserta keluarga besar berencana terus mengusut kasus ini hingga menuju Polda Kepri. Ia juga berharap pihak kepolisian segera menangkap pelaku seperti yang dijanjikan pihak kepolisian.

“Yang kami inginkan hanya tau pelakunya dan hanya butuh keadilan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolresta Barelang, Kombes Asep Safrudin mengaku masih menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. “Masih kita lidik,” ujarnya singkat. (opi/bpos)

Respon Anda?

komentar