Inilah Penerbang-Penerbang Muda dari Kepri

984
Pesona Indonesia
Danlanud Tanjung Pinang Letkol Pnb I Ketut menymatkan pangkat kepada siswa sekolah penerbang  saat acara pelantikan siswa penerbang di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (25/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Danlanud Tanjung Pinang Letkol Pnb I Ketut menymatkan pangkat kepada siswa sekolah penerbang saat acara pelantikan siswa penerbang di Bandara Hang Nadim Batam, Jumat (25/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Provinsi Kepulauan Riau ternyata memiliki banyak potensi penerbang muda hebat. Komandan Pangkalan Angkatan Udara (Danlanud) Tanjung Pinang, Letnan Kolonel (Letkol) Penerbang I Ketut Wahyu Wijaya sangat bangga terhadap fakta tersebut dan berharap regenerasi di angkatan udara bisa berjalan dengan baik.

“Angkatan Udara Republik Indonesia (TNI AU) membuka kesempatan seluas-seluasnya untuk menerima perwira baru lulusan SMK penerbangan,” ujar Wahyu pada acara penyematan tanda kenaikan pangkat kepada 37 siswa SMK Penerbangan Batam di Bandara Hang Nadim, Jumat (25/9).

Wahyu sangat bangga bertemu para siswa SMK Penerbangan Batam. “Sorot matanya penuh dengan semangat, tinggal mewujudkan mimpinya dengan bekerja keras,” ujarnya.

TNI AU juga akan terus membantu menyumbangkan ilmu yang mereka miliki bukan hanya kepada para siswa SMK Penerbangan Batam, tetapi kepada seluruh sekolah penerbangan di kota industri ini.

“Kami juga bersedia menjadi instruktur jika diminta untuk mengajarkan hal-hal seperti merawat pesawat, arah dinamika, maintenance, dan lainnya,” jelas Wahyu.

Sedangkan di tempat yang sama, Manager Hanggar Lion Air, Iman Sajidin mengatakan keberadaan sekolah penerbangan di Batam sangat memudahkan pekerjaan Lion Air dalam melakukan perekrutan anggota baru.

“Tiap tahunnya Lion Air merekrut 6000 personel baru dari Sabang sampai Merauke. Di Batam, karena banyak sekolah penerbangan menjadi tren positif bagi kami,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Sekolah SMK Penerbangan Batam, Fanny Desianto menjelaskan menciptakan penerbang dengan kualitas yang bagus sudah merupakan tanggung jawab.

“Kedepannya Indonesia akan semakin jaya kedirgantaraannya. Makanya membutuhkan dukungan dari pilot-pilot handal,”katanya.

Kelak setelah kelulusan, calon penerbang lulusan SMK yang dipimpinnya bisa memilih ingin bergabung dengan angkatan udara atau dengan maskapai penerbangan komersil.

“Kami akan tetap mendidik siswa agar memiliki akhlak mulia dan sifat yang baik,” katanya.

Batam Pos mencoba menanyakan cita-cita dari salah seorang siswa yakni Azib Khairuddin. Siswa angkatan pertama sekolah ini bercita-cita menjadi penerbang di TNI AU untuk kebanggaan negara dan orang tua.

“Saya termotivasi belajar sungguh-sungguh untuk membela negara dan kebanggaan masyarakat,” katanya. (leo/bpos)

Respon Anda?

komentar