KPPAD Desak Polisi Tangkap Oknum TNI Pencabul N

306
Pesona Indonesia
N, ibu muda yang membuang bayinya saat diperiksa di Polsek Sekupang, Ahad (20/9/2015). Foto: dalil harahap
N, ibu muda yang membuang bayinya saat diperiksa di Polsek Sekupang, Ahad (20/9/2015). Foto: dalil harahap

batampos.co.id – Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, Erry Syahrial, mendesak kepolisian mengusut kasus pencabulan yang dialami remaja N. Hal itu diyakini sebagai faktor utama N membuang bayi yang baru dilahirkannya karena tak pelaku cabul tak mau bertanggungjawab.

“Kita meminta polisi menindak lanjuti kasus pencabulan N. Karena ini suatu rangkaian kejahatan yang berakibat korban hamil kemudian bingung mau berbuat apa, akhirnya nekat membuang janinnya,” kata Erry, kemarin.

Menurut dia, saat ini kondisi N sudah terlihat trauma pasca ditetapkan sebagai tersangka. N juga sempat mengaku jika ayah biologis dari anak yang ia kandung merupakan oknum TNI yang bertugas di wilayah Tanjungpinang. Namun untuk membuktikan kebenaran tersebut, pihaknya terus mendalami kembali karena saat ini kondisi psikologis N masih terganggu

“Psikolog dalam hal ini akan lebih mendalami, mengorek keterangan dari N,” katanya.

Dilanjutkanya, mesk menjadi tersangka, pihaknya akan memberikan perlindungan khusus terhadap N karena termasuk ke dalam Anak Bermasalah Hukum (ABH).

“Terhadap N kita sudah mengajukan¬† penangguhan penahanan yang diizinkan adalah menempatkan ABH ini ditahanan yang ramah anak di shelter P2TP2 di Sekupang,” tutupnya. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar