Penggiliran Mati Air Tak Sesuai Jadwal, ATB Dinilai Ingkar Janji

424
Pesona Indonesia
Lorensius, pemilik rumah makan Pak De di Jalan Brigjen Katamso, samping Polsek Batuaji menampung air akibat air atb tak mengalir lancar, Selasa (1/9).  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Lorensius, pemilik rumah makan Pak De di Jalan Brigjen Katamso, samping Polsek Batuaji menampung air akibat air atb tak mengalir lancar. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam selaku pengelola air di Batam dinilai hanya sekedar janji pada warga.

Hal tersebut disampaikan warga Tiban Berlian Sekupang lantaran di tempat tersebut air sering mati, terakhir air mati sejak kamis (17/9) hingga Kamis (24/9) dan tersebut tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan ATB.

“Baru tadi malam (Jumat dini hari) sekita pukul 01.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB hidup,” kata warga Blok B Nomor 12 Tiban Berlian, Indra Utama, Jumat (25/9) siang.

Menurutnya pihak ATB air hidup tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. “Katanya kamis dan minggu jadi serba kekeringan kami,” katanya.

Pihaknya juga sudah melakukan konfirmasi namun pihak ATB belum memberikan solusi yang baik untuk warga daerah tersebut.

“Ada yang bilang bukan tugas saya lalu juga sms yang menganti jadwal yang semula kamis dan minggu menjadi rabu dan sabtu, inikan tidak konsisten dan air pun jarang hidup ke tempat kami,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pihaknya masih mengandalkan pembelian air di depot-depot yang memang masih menyediakan air, bahkan ada juga yang masih memakai air laut untuk keperluan tertentu.

“Ada sih bantuan dari ATB tapi tidak mencukupi, terakhir dapat bantuan hari sabtu,” katanya.

Indra menambahkan akibat kekurangan air bahkan sempat terjadi kesalahpahaman antarwarga dalam mendapatkan air bersih.

“Intinya kami harapkan pihak ATB jangan bikin janji-janji, nyatanya kami gini-gini aja,” pungkasnya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar