Tak Diberitahu Jam Sidang, Pelanggar Lalulintas di Batam Kecewa

373
Pesona Indonesia

palubatampos.co.id – Sidang tilang yang selalu digelar pada hari Jumat, kini banyak disesalkan para peserta sidang, Jumat (25/9) di Pengadilan Negeri Batam. Pasalnya, banyak dari mereka yang akan disidangkan itu terlambat datang, sehingga tidak bisa mengikuti persidangan.

Persidangan dengan agenda Sidang Tilang ini dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB dan langsung dipimpin Hakim Ketua Aroziduhu Waruwu yang juga merupakan ketua Pengadilan Negeri Batam. Pada persidangan tipiring kali ini, ada sekitar 250 berkas yang disidangkan.

Beberapa peserta sidang yang terlambat mengaku, bahwa adanya kesalahan informasi. “Saat ditilang, gak dibilang mulai sidang jam berapa yang penting sebelum shalat Jumat, makanya saya memilih ambil absen kekantor dulu baru bisa datang kesini untuk ikut sidang, tapi nyatanya malah udah selesai sidangnya,” keluh Satria yang saat itu ingin mengambil STNK-nya karena kena razia tidak menggunakan helm.

Kebanyakan pelanggar menganggap sidang tilang terlalu kepagian digelar dan informasinya dianggap simpang siur. “Bingung juga, ada yang bilang pagi, ada yang bilang siang, gak jelas juga sidang ini,” ungkap salah satu peserta sidang yang enggan disebutkan namanya.

Sementara, saat dikonfirmasi kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang bertugas waktu itu, Isnan mengatakan bahwa sidang tilang atau sidang tipiring ini memang dijadwalkan setiap hari Jumat yang dimulai dari pukul 07.00 WIB hingga 10.00 WIB.

“Setiap minggunya jadwal begitu terus kok, tidak berubah. Karena di hari Jumat, kita harus mengejar agar segera selesai sebelum shalat Jumat, gak mungkin kan kita masih sidang pas orang Jumatan,” paparnya.

Mestinya, lanjut Isnan, para peserta sidang bisa datang tepat waktu dan tidak perlu mengumpat. Ia juga meminta kepada para peserta sidang tilang agar tertib aturan dan saling membantu. “Kita bekerja ikuti prosedur, tidak bisa seenaknya saja. Yang penting, kita sudah mengupayakan yang terbaik, jadi tolong dihargai,” ungkap Isnan. (cr15/bpos)

Respon Anda?

komentar