Ibunya Terbunuh, Hafiz, Anak Baloi Center, Jadi Yatim Piatu

351
Pesona Indonesia
Hafiz di RSBK menyaksikan ibunya menghembuskan nafas terakhir. foto: juanda / batampos
Hafiz di RSBK menyaksikan ibunya menghembuskan nafas terakhir.
foto: juanda / batampos

batampos.co.id – Hafiz, 17, ditinggal ayahnya semenjak umur 5 tahun. Kini ia juga harus kehilangan ibunya, Elmi Marlinda.

Seperti perkiraan sang dokter, Elmi menghembus nafas terakhirnya pada pukul 19.50. Begitu mendengar ucapan dokter. Hafiz langsung meronta-ronta.

“Ibuuu. ibuuu, jangan tinggalin abang,” kata anak yang bersekolah di SMK Batam Internasional School itu.

“Ibuuu, Abang sayang ibu. Bangunlah, bangun ibu. Abang pengen bahagiain ibu,” ucapnya dengan nada pilu.

Hafiz tak henti-hetinya menangis. Sembari menguncang-guncang tubuh ibunya yang sudah tak bernyawa.

“Ya Allah, Ya Allah, tolong ibuuu,” ujarnya.

Beberapa orang kerabat dan tetangga Hafiz, langsung menenangkan anak semata wayang almarhum Elmi.

“Tenang Hafiz, tenang, yang tabah yah Nak,” ungkap beberap kerabatnya mencoba menyabarkan hati Hafiz.

Elmi Marlinda, ibu Hafiz, yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan pada Minggu (27/9) pukul 18.30. Elmi meregang nyawa setelah lehernya ditusuk pisau kecil sepanjang lima centimeter oleh Zulfiansyah, 19.(ska)

Respon Anda?

komentar