batampos.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Kepri sudah menetapkan peserta yang lulus pada penerimaan bintara Polri khusus penyidik pembantu, Jumat (25/9) lalu. Dimana, dari 72 orang putra-putri Kepri yang mendaftar dan mengikuti beberapa rangkaian tes, hanya 11 orang yang lulus.

Kesebelas orang yang lulus tersebut dapat mengikuti pendidikan bintara khusus penyidik pembantu.

”Terdiri dari 10 orang laki-laki dan satu orang perempuan (lulus),” kata Wakil Sementara Kabid Humas Polda Kepri, Kompol Arwin, Sabtu (26/9) lalu.

Sidang penetapan dipimpin langsung Kapolda Kepri, Brigjen Pol Arman Depari. Sidang terbuka ini, juga dihadiri Wakapolda Kepri, Kombes Pol Drs. Fiandar, Panitia Daerah PoldaKepri, dan para pejabat Utama Polda Kepri, Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri, Universitas Batam, Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Kota Batam, Dinas Pendidikan Kota Batam, Dinas Kependudukan Kota Batam dan Catatan Sipil Kota Batam, Ikatan Dokter Kota Batam, dan para peserta seleksi Bintara Khusus Penyidik Pembantu.

Arwin mengatakan, dalam amanatnya Kapodal menyampaikan seleksi berlangsung secara bersih, transparan, akutanbel, dan humanis.

”Kapolda Kepri berpesan harus menjaga kesehatan dan belajar untuk mengikuti seleksi di tingkat pusat di Pusdik Polair Pondok Dayung, Jakarta Utara. Semoga peserta dari Polda Kepri dapat diterima semua menjadi penyidik pembantu yang handal di bidang penyidikan. Dengan tetap bermoral, profesional, modern, dan menjunjung tinggi supermasi hukum dan Hak Azasi Manusia,” ungkap Arwin. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar