Kasus Pembunuhan Nia, Chintya, dan Anggi Diambil Alih Polda Kepri

1204
Pesona Indonesia
Brigjen Polisi Arman Depari, kapolda Kepri. Foto: dok Polri
Brigjen Polisi Arman Depari, kapolda Kepri. Foto: dok Polri

batampos.co.id -Maraknya pembunuhan belakangan di Batam membuat Kapolda Kepri Brigjen Pol, Arman Depari, berang. Ia sudah menginstruksikan jajarannya di Polda agar sejumlah kasus pembunuhan sadis di Batam yang belum terungkap diambil alih penanganannya oleh Polda Kepri.

Kasus pembunuhan yang terlampau sadis yang belum terungkap terutama kasus pembunuhan tiga wanita muda di Batam. Pertama, Anggi yang ditemukan tewas di Bukit Dangas pada 24 Juni 2015. Kemudian Try Chintya yang ditemukan tewas di selokan depan  Hotel Vista  pada 8 Agustus 2015. Dan, yang terbaru kasus pembunuhan Dian Milenia (Nia) yang ditemukan tewas di hutan lindung Seiladi  pada  27 September 2015.

“Pengambil alih itu hanyalah bersifat administratif. Polda akan turun langsung ke sana (mengawal langsung kasus ini, red),” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol, Arman Depari saat ditemui di Gedung Lancangkuning, Selasa (29/9).

Ia mengatakan penyelidikan kasus ini, akan dilakukan secara intensif. Polda Kepri akan mengerahkan seluruh unit yang ada supaya kasus ini bisa cepat terungkap.”Personel yang ditugaskan akan ditambah jumlahnya,” ujarnya.

Ia juga berjanji dalam beberapa hari ke depan, akan ada progres baru dalam kasus ini. Sehingga masyarakat bisa sedikit lebih tenang. “Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan, satu dua dapat terungkap,” tuturnya.  (ska)

Respon Anda?

komentar