Asap makin Pekat, Batam Liburkan Anak Sekolah

331
Pesona Indonesia
Kabut asap yang menyelimuti kawasan Engku Putri Batamcenter, Kamis (23/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Kabut asap yang menyelimuti kawasan Engku Putri Batamcenter, Kamis (23/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan pihaknya berencana untuk meliburkan sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) jika kabut asap yang menyelimuti Batam masih pekat seperti beberapa hari terakhir ini.

Bahkan, siswa di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) sudah libur mulai Rabu (30/9).

“Itu salah satu hasil rapat Tim Penanggulangan Bencana Daerah, akan jadi rekomendasi dan nanti yang akan memutuskan Wali Kota Batam,” ujar Muslim, Rabu siang.

Menurut Muslim, meskipun kadar asap berdasar data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) belum mencapai angka 300 atau kadar Berbahaya, namun pihaknya berupaya untuk meminimalisir dampak asap terhadap kesehatan anak-anak. Terlebih, anak-anak PAUD dan TK dinilai masih rentan jika terus-terusan terpapar asap.

“Itu juga berdasarkan masukan dari tim medis, karena meski di bawah 300, tapi kalau terakumulasi (dihirup terus menerus, red) kan bahaya juga,” papar dia.

Meski demikian, Kepala Dinas mengatakan legitimasi aturan tersebut masih menunggu keputusan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan. Alasannya, sesuai aturan, pemimpin daerah yang nantinya akan mengumumkan secara resmi terkait keadaan darurat dan langkah-langkah yang harus diambil semua pihak.

“Besok rekomendasi kami sampaikan ke Pak Wali Kota, kalau disetujui, bisa langsung diterapkan,” kata dia.

Kepala Dinas juga mengintruksikan pada seluruh sekolah di Batam agar untuk sementara waktu meniadakan kegiatan olahraga di luar ruangan bagi para siswa, selama kabut asap melanda. (rna)

Respon Anda?

komentar