Cari PNS Pakai Narkoba, BNN Tes Urine 1.500 Pegawai Pemko Batam

510
Pesona Indonesia
Badan Narkotika Nasional Kota Batam melakukan tes Urine PNS dan PHL di Setwan Kota Batam, Selasa (29/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Badan Narkotika Nasional Kota Batam melakukan tes Urine PNS dan PHL di Setwan Kota Batam, Selasa (29/9). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam mengambil sampel urine para pegawai dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam, mulai Senin (28/9) dan Selasa (29/9) kemarin. Tes urine bertujuan mencari abdi masyarakat tersebut yang menggunakan narkoba.

“Ini bentuk pembinaan terhadap pegawai di jajaran Pemko Batam,” kata Kepala Dinkes Batam, Chandra Rizal, Selasa.

Menurut dia, pengujian tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan beberepa waktu lalu yang menghendaki agar pegawai, terutama PNS di lingkungan Pemko Batam bebas dari jeratan narkoba. Terlebih, beberapa bulan lalu pernah didapati oknum PNS yang tertangkap tangan oleh BNN sedang menggunakan narkoba.

“Tahap awal ini, dianggarkan tes bagi 1.500 pegawai, sampai saat ini sudah 300 pegawai yang melakukan tes,” bebernya.

Chandra menjelaskan, tes itu akan terus dilakukan hingga akhir tahun mendatang dan dilakukan menyeluruh ke semua instansi di lingkungan Pemko BAtam dengan sistem random atau acak. Begitu juga pemilihan pegawai yang akan dites, juga dipilih secara acak dari satu instansi yang ditunjuk.

“Jadi gak ada yang tahu kapan mereka akan dites, karena diacak dan mendadak tadi,” jelas Kepala Dinas.

Pada Selasa (29/9) kemarin, tes dilakukan terhadap pegawai Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Batam, Sekretariat DPRD Batam, dan Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Batam. Adapun hasil pengujian tersebut, kata Chandra, akan diserahkan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batam untuk ditindaklanjuti.

Dokter Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batam yang ikut melakukan pengujian, Jimmy Wahyu mengatakan tes urine tersebut  pertama kalinya dilaksanakan terhadap pegawai Pemko Batam. Jumlah petugas yang diturunkan sebanyak 15 orang yang dibagi menjadi tiga tim.

Adapun komponen atau jenis narkorba yang dicek dalam pemeriksaaan tersebut antara lain kandungan zat Amphetamine (sabu-sabu), ganja, morphin, ekstasi atau inex, kokain, dan benzodiazepine atau obat penenang.

“Teknisnya kita kita ambil sampel urine, lakukan pemeriksaan, hasilnya langsung keluar saat itu juga, dan akan kita serahkan ke BKD Pemko Batam” kata dia.

Menurut Jimmy, bila ada pegawai yang hasil tes urine-nya kedapatan positif menggunakan narkoba, maka akan dikonfirmasi ke orang bersangkutan. Setelah diwawancarai, pihaknya baru akan mengambil tindakan selanjutnya.

“Ada dua, yakni tindakan administratif atau nanti diberi rujukan untuk rehabilitasi,” jelasnya. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar