Anggota Dewan Tantang Ditpam Tertibkan Semua Kios Liar di Batam

303
Pesona Indonesia
kios Liar di Bukit Kemuning  foto: dalil harahap / batampos
kios Liar di Bukit Kemunin. foto: dalil harahap / batampos

batampos.co.id – DPRD Kota Batam menyoroti penghentian kios liar di Golden land Batam Center oleh Ditpam BP Batam dua hari lalu. Mereka meminta dan menantang BP Batam untuk bertindak tegas terhadap kios liar di Batam.

“Saya berharap BP Batam menertibkan semua kios liar di Batam. Jangan hanya satu kios saja,” kata Tumbur Sihaloho, anggota komisi I DPRD Kota Batam.

Tumbur mengatakan saat ini keberadaan kios liar di Batam sudah memprihatinkan. Sudah terbangun hampir di semua penjuru Kota Batam. Kalau tidak ada tindakan tegas, yang ada kios liar akan terus bertambah.

“Artinya penegakan itu jangan hanya untuk yang di golden land itu saja. Semuanya harus ditertibkan. Ditpam harus tegas,” katanya.

Tetapi tumbur berharap BP Batam dan Pemko harus saling koordinasi untuk mencarikan solusi terhadap pedagang di kios liar. Ia meminta agar BP Batam menyiapkan sebuah lokasi atau sentra untuk kaki lima. Di man pengelolanya bisa dari Pemko Batam.

“Seperti di daerah lain, ada kawasan khusus pedagang kaki lima. Malah sangat bagus dan ada manfaatnya dan bisa jadi sumber PAD,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan Harmidi, anggota komisi I DPRD Kota Batam lainnya. Ia tegas menantang BP Batam melalui Ditpam yang terus mengumbar janji akan membongkar bangunan di daerah terlarang.

“Saya tantang BP Batam untuk menertibkan semua bangunan atau kios liar. Sanggup tidak mereka,” katanya.

Harmidi berharap kalau ada penertiban kios liar maka jangan hanya untuk orang tertentu saja. Tetapi harus diperlakukan sama untuk semua pemilik dan pengusaha kios.

“Jangan ada satu yang dilarang atau ditertibkan sementara yang lain bebas mendirikan kios,” katanya. (ian/bp)

Respon Anda?

komentar