Batam Kehilangan 800 Hektare Hutan Bakau Sepanjang Tahun 2015

320
Pesona Indonesia
Nelayan mencari ikan di sekitar perairan hutan bakau Dapur 6 Sembulang, Batam. Hutan bakau selain mencegah abrasi dan mengurangi dampak gelombang tsunami, juga merupakan ekosistem yang menjadi habitat berbagai macam makhluk hidup, seperti ikan, udang, kepiting, kerang, hewan reptil, aneka jenis burung, dan lainnya. Dengan hutan bakau maka hasil tangkapan hasil laut para nelayan akan jauh lebih banyak karena ekosistemnya terjaga. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Kota Batam menyatakan wilayah Batam kehilangan sekitar 800 hektare hutan bakau sepanjang tahun 2015. Hutan bakau hilang di kawasan Tembesi, Sagulung, setelah kawasan tersebut beralih fungsi dan dibangun waduk. Sisanya rusak karena penimbunan untuk kepentingan wisata, penambangan pasir dan penebangan untuk usaha arang.  Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos
Nelayan mencari ikan di sekitar perairan hutan bakau Dapur 6 Sembulang, Batam. Hutan bakau selain mencegah abrasi dan mengurangi dampak gelombang tsunami, juga merupakan ekosistem yang menjadi habitat berbagai macam makhluk hidup, seperti ikan, udang, kepiting, kerang, hewan reptil, aneka jenis burung, dan lainnya. Dengan hutan bakau maka hasil tangkapan hasil laut para nelayan akan jauh lebih banyak karena ekosistemnya terjaga. Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Kota Batam menyatakan wilayah Batam kehilangan sekitar 800 hektare hutan bakau sepanjang tahun 2015. Hutan bakau hilang di kawasan Tembesi, Sagulung, setelah kawasan tersebut beralih fungsi dan dibangun waduk. Sisanya rusak karena penimbunan untuk kepentingan wisata, penambangan pasir dan penebangan untuk usaha arang.
Foto: Iman Wachyudi/ Batam Pos

Respon Anda?

komentar