Kriminal Mengganas, Pemko Siap Pasang CCTV se-Batam

331
Pesona Indonesia
Ilustrasi CCTV
Ilustrasi CCTV

batampos.co.id –  Pembunuhan berantai yang terjadi empat bulan terakhir di Kota Batam mengundang keprihatinan. Batam sebagai kota industri, perdagangan, dan pariwisata namun tingkat keamanannya rendah.

“Saya akan lapor ke pak Wali (Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan), pak wali yang bisa menyelesaikan ini,” ujar Rudi, wakil Wali Kota Batam, Rabu (30/9), menyikapi aksi kriminal di Batam yang terus meningkat.

Solusi jangka panjang, akan menganggarkan pemasangan CCTV di persimpangan, titik rawan, serta keramaian melalui APBD Murni 2016. “Kita akan panggil Bapedalda dan Kominfo, masukan anggarannya. Seluruh titik pasang CCTV,” ungkap Sekretaris Partai Demokrat, Kota Batam ini.

Rudi menilai, keberadaan CCTV  bisa memantau setiap aktifitas. “Kalau ada kejahatan bisa kita buka. Ini membantu kita semua, termasuk pihak kemanan,” katanya lagi.

Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratimura mengatakan, pemasangan CCTV akan direalisasikan tahun 2016 mendatang.

“Selama ini selalu diajukan, namun anggarannya tak ada,” beber politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Tahun depan, minimal ada 35 titik yang dipasang CCTV, dari 135  objek vital yang ada di Kota Batam. “Anggarannya mencapai Rp1,5 Miliar hingga Rp2 Miliar,” ungkap Nyanyang lagi.

Kasus kriminal terbaru di Batam adalah tewasnya Nia, siswi SMAN 1 Batam. Oa dibunuh dan mayatnya ditemukan di hutan Seiladi Ahad (27/9). Polisi mengecek sejumlah CCTV di simpang empat lampu merah, namun ada yang tidak berfungsi sehingga hasilnya nihil. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar