15 Anggota Satpol PP Tersangka, Wali Kota Batam Jamin Penegakan Perda Tetap Jalan

438
Pesona Indonesia
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. Foto: Johanes/batampos
Wali Kota Batam Ahmad Dahlan. Foto: Johanes/batampos

batampos.co.id – Penertiban tempat cucian mobil di Bengkong oleh Satpol PP Kota Batam yang sempat dihalangi oknum polisi dan berakhir dengan pengeroyokan anggota polisi dari Polda Kepri tersebut, membuat 15 anggota Satpol PP yang terlibat ditetapkan sebagai tersangka.

Kondisi ini membuat Wali Kota Batam prihatin. Namun ia menjamin, penegakan Perda di Kota Batam akan tetap berjalan dan tidak akan menyurutkan semangat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Termasuk, dalam hal penertiban kios liar dan bangunan liar yang menyalahi aturan di kota ini.

“Saya yakin (tak akan berpengaruh), karena kita berpegang pada hukum (aturan),” kata Wali Kota, Kamis (1/10).

Wali Kota meminta kasus yang menimpa para anggota Satpol PP tersebut harus dilihat lebih luas dan disikapi dengan bijak. Mengingat, ada tindakan yang bersinggungan dengan hukum pada saat terjadinya upaya penertiban kios-kios di wilayah Bengkong yang akhirnya malah menyeret anggota Satpol PP tersebut jadi tersangka.

“Untuk masalah hukum, kita serahkan sepenuhnya ke pihak Kepolisian,” kata dia.

Wali Kota berjanji akan menemui Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safrudin untuk mempertanyakan kejelasan kasus yang menimpa jajarannya itu.

“Saya akan berkomunikasi dengan Kapolres, tidak mencampuri penegakan hukum, kami cuma cari solusi dan jalan terbaik,” ujar Dahlan. (rna)

Respon Anda?

komentar