20 Tahun Bertugas di Polri, Baru di Batam Kapolres Hadapi Banyak Kasus Pembunuhan

470
Pesona Indonesia
Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safruddin (kiri) memberikan penjelasan  saat berkunjung ke kantor Batam Pos, Kamis (1/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safruddin (kiri) memberikan penjelasan saat berkunjung ke kantor Batam Pos, Kamis (1/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Kapolres Barelang Kombes Polisi Asep Safrudin banyaknya pembunuhan di Batam membuat siapa saja merinding. Tak hanya masyarakat, namun juga petugas kepolisian sendiri.

Asep mengakui, selama ia bertugas, setidaknya 14 kasus pembunuhan terjadi di Kota Batam. Hal tersebut tak pernah ia temukan selama bertugas 20 tahun di Polri. Mulai berdinas di Bogor hingga kawasan Tanjungpriok yang dianggap orang sarang preman.

Dari 14 kasus pembunuhan, kebanyakan karena masalah sepele. Seperti cekcok rumah tangga hingga masalah seperti pembunuhan pegawai Pertamina Batam beberapa waktu lalu. Atau pasangan kekasih nekat membunuh korban karena terdesak membayar kos.

“Tapi, dari 14 kasus pembunuhan itu, sepuluh kasus berhasil kami ungkap,” ujarnya, Kamis (1/10).

Tiga kasus pembunuhan yang paling banyak menyita perhatian adalah, kasus pembunuhan Nia, siswi SMAN 1 Batam yang ditemukan tewas di hutan Seiladi; kasus pembunuhan Chintya–wanita muda yang ditemukan tewas dan dibuang di selokan tak jauh dari Hotel Vista, dan kasus pembunuhan Anggi– SPG BCS Mall di Bukit Dangas. (hgt/ceu/she/opi/bpos)

Respon Anda?

komentar