Distop Orang Ngaku Polisi, Kapolres Barelang Minta Lakukan Hal Ini…

404
Pesona Indonesia
Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin memberikan penjelasan soal kasus Nia saat berkunjung ke kantor Batam Pos, Kamis (1/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin memberikan penjelasan soal kasus Nia saat berkunjung ke kantor Batam Pos, Kamis (1/10). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Sebelum ditemukan tewas, Nia dikabarkan dihentikan oleh seseorang yang mengaku polisi di Sekupang, Sabtu (26/9) lalu. Terkait hal ini, Kapolresta Barelang, Kombes Pol Asep Safruddin, mengatakan semua polisi berhak memberhentikan pengendara di jalan raya. Baik ketika mengenakan seragam atau tidak. Namun, satu yang harus diingat, mereka akan menunjukkan kartu tanda anggota (KTA) jika mereka memang anggota Polri.

“Saya sudah instruksikan ke seluruh kepala satuan supaya anggota mereka menunjukkan KTA ketika memberhentikan seseorang di jalan,” kata, Asep saat bertandang ke Kantor Redaksi Batam Pos, Kamis (1/10).

Prosedur pemberhentian itu diawali dengan salam hormat dan pengenalan diri. Meliputi nama, satuan tugas, dan alasan pemberhentian. Kemudian, mereka akan menunjukkan KTA.

Kalaupun mereka tidak melakukannya, masyarakat berhak memintanya. “Masyarakat jangan takut. Tanya saja, ‘Boleh kami lihat KTA-nya, Pak?’.” imbuh Asep.

Asep mengaku telah mensosialisasikan hal tersebut melalui media sosial. Ini supaya masyarakat tidak lagi terjebak jika ada orang yang mengaku polisi memberhentikannya di jalan raya. Seperti yang kerap terjadi beberapa minggu belakangan.

Ditengarai, pemberhentian itulah awal mula terjadinya kejahatan lain. Kasus Dian Meliana Trisna Afifa menjadi satu contohnya. Siswi Kelas X SMAN 1 Batam itu dibunuh setelah diberhentikan orang tak dikenal di wilayah Sei Temiang.

“Kalau polisi itu marah (ketika diminta menunjukkan KTA), laporkan ke Kapolres,” ujarnya.

Asep mengatakan, pihaknya kini melakukan patroli 24 jam penuh. Ini antisipasi atas maraknya kejahatan yang terjadi sebulan belakangan. Patroli pun dilakukan bersama anggota TNI. (cew/she/yopi)

Respon Anda?

komentar