Polisi yang Menabrak Guru Ngaji hingga Tewas Belum Tersangka

222
Pesona Indonesia
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, Sabtu lalu di amankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos
Motor korban laka tewas yang di tabrak oleh oknum Polisi di Simpang Jam, Sabtu lalu di amankan di Polresta Barelang, Selasa (22/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Hampir dua pekan Mualim tewas setelah menjadi korban laka lantas mobil Patroli Sabara Polda Kepri di Simpang Jam. Namun hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka atas kasus yang menewaskan guru mengaji di Tiban itu.

Kapolres Barelang, Kombes Asep Safrudin mengatakan penyelidikan kasus laka lantas itu masih terus berlanjut. Namun pihaknya belum menentukan tersangka dikarenakan minimnya bukti dan keterangan saksi. Apalagi keterangan saksi yang telah diperiksa berbeda-beda.

“Kasus ini masih berlanjut. Tapi belum ada tersangka. Keterangan saksi dan bukti minim,” kata Asep kemarin.

Menurut dia, dalam proses penyelidikan itu pihaknya telah melakukan pra rekontruksi. Namun keterangan saksi berbeda-beda. Ada yang menyebutkan jika mobil patroli melintas saat tiga detik menjelang lampu hijau berakhir. Sebagian saksi bilang sudah merah.

“Itu yang sedang kita dalami. Sementara itu, status tiga polisi yang berada di dalam mobil patroli masih saksi,” beber Asep.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mualim, guru mengaji di pesantren wilayah Patam Lestari, Sekupang, tewas dalam kecelakaan di Simpang Jam, Sabtu (19/9) malam. Mualim yang mengendarai sepeda motor tersebut ditabrak mobil patroli Polda Kepri.

Mualim sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), namun nyawanya tak tertolong pada Minggu (20/9). Ia mengalami pendarahan dibagian hidung dan telinga. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar