Warga Batam, Hati-Hati Kalau Ada Yang Meminta Tumpangan

298
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Niat membantu dengan memberi tumpangan seorang pria, Bobi (19), warga Kavling Sei Lekop Blok A 8 Nomor 13 Sagulung malah kehilangan motor FU 150 Merah Hitam dengan Nomor Polisi BP 6706 FJ miliknya. Motor tersebut dirampas pria yang ia beri tumpangan di Simpang Masuk RS Aini, tepatnya di sebuah lapak kosong.

Korban yang juga mahasiswa semester III Teknik Elektro ini, sepulang kuliah pada Rabu (30/9) sekitar pukul 20.00 WIB melihat pria di depan gerbang masuk UNRIKA dengan wajah memelas meminta pertolongan agar di antar ke Perumahan Taman Lestari.

“Wajahnya memang terlihat butuh bantuan, saya pun bersedia untuk memberikan tumpangan,” kata Bobi.

Di tengah jalan pelaku lantas meminta untuk diantar ke rumah rekan pelaku yang berada di sekitaran Rumah Sakit Aini. Di simpang masuk RS Aini, tepatnya di sebuah lapak kosong, dia meminta untuk diturunkan di tempat tersebut.

“Saya di sini aja bang,” kata Bobi meniru ucapan pelaku.

Setelah diturunkan dan korban hendak pergi tiba-tiba pelaku menarik kerah baju korban dan mendorongnya hingga jatuh ke aspal. Korban sempat berteriak minta tolong dan berusaha mengejar namun tidak ada yang menolong. Motornya keburu dibawa kabur pria yang ia beri tumpangan.

Beberapa saat kemudian dia memberitahu ayahnya agar menjemputnya. Ia kemudian membuat laporan di Mapolsek Batuaji Rabu(30/09) sekitar pukul 22.30 WIB.

Akibat kejadian tersebut kerugian ditaksir sebesar Rp 21 juta. “Anak saya terlalu polos, jika kita tak memgenal orang itu, ngapain di kasih tumpangan, soalnya Batam ini sudah mulai banyak tindak kriminalnya,” ujar ayah Bobi.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji Kompol Andy Rahmansyah mengatakan laporan sudah diterima dan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kami harap agar warga jangan mudah percaya kepada orang yang belum dikenal,” pungkas Andy saat dihubungi Kamis (1/9) siang. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar