Besi Pembatas Jembatan Dua Barelang Hilang

574
Pesona Indonesia
Besi Pembatas Jembatan Dua Barelang Hilang. Jumat (2/10). Diduga pembatas jembatan tersebut hilang jatuh kedasar laut.  Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos
Besi Pembatas Jembatan Dua Barelang Hilang. Jumat (2/10). Diduga pembatas jembatan tersebut hilang jatuh kedasar laut.
Foto: Ahmad Yani/ Batam Pos

batampos.co.id– Jembatan dua pulau Nipa Jalan Trans Barelang, yang menghubungkan antar pulau Tonton dengan pulau Nipah, sangat memprihatinkan, pasalnya besi pembatas jembatan dua Barelang tersebut sudah hilang, Jumat (2/10). Atas kejadian tersebut petugas Direktorat Pengamanan (Ditpam) Batam akhirnya membuat laporan ke Mapolsek Batuaji.

Menurut informasi dari Fahrul Rozi petugas Ditpam BP Batam mengatakan, saat mengetahui awal kejadian tersebut ketika mereka melakukan patroli. Tiba di jembatan dua, ternyata besi pembatas tersebut sudah tidak ada lagi.

“Kita patroli sekitar pukul 02.00 WIB, melihat besi pembatas sudah tidak ada lagi,” ujar Fahrul.

Fahrul mengakui besi pembatas jembatan yang hilang panjang sekitar 2,5 meter. Posisi tepat ditengah jembatan dua Barelang, dibagian sebelah kiri dari jembatan satu.

“Belum diketahui hilang karena apa,” ungkap Fahrul.

Merasa kehilangan kemudian mereka pun kemudian melakukan pencarian dan menanyakan kepada warga yang berada dilokasi tersebut.

“Semalam sepi di jembatan dua Barelang. Biasanya rame orang mancing. Kita sempat menanyakan sama para pedagang yang sedang nyantai dilokasi tersebut mereka juga mengakui tidak melihat ada yang mencurigai,” pungkasnya.

Sebelumnya kata Fahrul, pukul 01.00 WIB, mereka melihat besi pembatas jembatan masih ada. Saat patroli selanjutnya sudah tidak ada lagi.

“Kok bisa hilang, padahal setiap waktu kita selalu melakukan patroli satu jam dan dua jam sekali,” imbuhnya.

Belum diketahui penyebab hilangnya besi pembatas jembatan tersebut, saat ini mereka menduga pembatas jembatan tersebut hilang jatuh kedasar laut.

“Baut penyambung besi tidak terkunci dan mudah terbukan. Tidak ada kita temukan bekas potongan gergaji,” terangya.

Sementara itu Aliamad warga Pulau Nipah menduga, besi tersebut jatuh kebawan laut, pasalnya semua besi pembatas jembatan tersebut sebagian sudah longgar gampang terlepas.

“Diposisi deretan yang hilang, juga ada sebagian yang goyang,” ujar Aliamad Warga pulau Nipah.

Warga juga meminta pemerintah terkait segera melakukan pengecekan serta perbaikan atas besi-besi penyanggah tersebut.

“Kita takutnya nanti ada yang menjadi korban, apa lagi malam minggu di jembatan tersebut rame pengunjung nanti ada yang bersandar tiba-tiba jatuh kedalam laut,” terangnya. (cr14/bpos)

Respon Anda?

komentar