Polisi Batam Berhasil Tangkap Pembunuh

524
Pesona Indonesia
Polisi menggiring tersangka yang membunuh kekasih gelapnya.​
Polisi menggiring tersangka yang membunuh kekasih gelapnya.​

batampos.co.id – Cemburu buta membuat Heri Bertus Swoda, 30 tahun nekat menganiaya dan membunuh kekasihnya, wanita bernama Ina 30 tahun yang ditemukan tewas di pemukiman liar, Seibenti RT 005/RW 016 Tanjunguncang, Senin (28/9).

Meski hampir seminggu melalang buana, pria asal NTT ini akhirnya diringkus di Kutai, Balik Papan, Kamis (1/10) oleh tim gabungan Polsek Batuaji, Polresta Barelang dan jajaran Kepolisian Kalimantan Timur.

“Saya cemburu, dia (korban) selingkuh dengan cowok lain,” kata Heri Bertus Swoda di sela-sela ekspos di Mapolresta Barelang, Jumat (2/10). Pria yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini mengatakan Ina main hati dengan lelaki lain.

“Sebelum kejadian, dia (Ina) teleponan dengan cowok. Saya kesal dan sakit hati setelah cek SMS,” tambahnya.

Namun pada Sabtu (26/9) malam mereka terlibat cek-cok mulut hingga berujung maut.

“Rangkaian kejadian ditendang bagian muka, korban jatuh, bangun, tendang bagian kepala, korban jatuh lalu bangun lagi, ditendang lagi sampai pingsan,” urai Kapolresta Barelang Komisaris Besar Asep Safrudin diamini Kapolsek Batuaji Komisaris Andy Rahmansyah.

Lanjut Asep, setelah pingsan korban dibaringkan di atas tempat tidur kemudian pelaku duduk di ruang tamu.

“Setelah beberapa saat pelaku melihat korban dan mengetahui korban sudah tak bernyawa. Kemudian menutupi korban. dengan kain sambil membersihkan luka ditubuh korban,” kata Asep.

Paginya, Minggu (27/9) pelaku langsung ke bandara Hang Nadim untuk melarikan diri ke Jakarta.

Polisi melakukan pengejaran, dibantu Polda Metro Jaya, pelaku kabur ke Balikpapan. Dua hari kabur, saat mengendarai motor perjalanan ke Samarinda, pelaku akhirnya ditangkap. Masih dikatakan Asep, hasil otopsi atau pemeriksaan dalam ditemukan pendarahan di otak akibat benturan benda keras.

“Korban dan pelaku bukan pasangan resmi suami-istri. Mereka sudah 4 bulan kumpul kebo,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan, korban tidak hamil.

Korban diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap dan pernah menjadi TKW di Malaysia. Di tempat pelarian itu, pelaku numpang di rumah keluarganya. Pelaku sebelumnya pernah menikah. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP ancaman 15 tahun penjara. (cnk/pm/rpg)

Respon Anda?

komentar